Satgas Klaim Penanganan Covid-19 dari Hulu ke Hilir

    Theofilus Ifan Sucipto - 28 Oktober 2021 15:45 WIB
    Satgas Klaim Penanganan Covid-19 dari Hulu ke Hilir
    Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.



    Jakarta: Penanganan covid-19 diklaim berpegang pada prinsip kolaborasi lintas sektor. Sejumlah kebijakan dikeluarkan untuk mengatur pelaku perjalanan internasional dan dalam negeri hingga melakukan penanganan ke tingkat terkecil.

    "Penanganannya dilakukan mulai dari hulu ke hilir yang dibagi dalam tiga pilar," kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis, Kamis, 28 Oktober 2021.

     



    Tiga pilar itu, yakni promotif/preventif, surveilans, dan kuratif. Satgas memiliki tiga strategi, yaitu sosialisasi dan edukasi, penegakan kedisilinan, serta kolaborasi lintas unsur.

    Wiku mengatakan Satgas menerapkan berbagai kebijakan selama 2021. Salah satunya, pemberakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) guna menangani lonjakan kasus akibat libur Natal dan tahun baru (Nataru).

    "Setelah kasus turun, kebijakan PPKM dilanjutkan dengan PPKM Mikro yang diterapkan di seluruh Indonesia," kata dia.

    Satgas juga membentuk posko hingga ke tingkat desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Mereka bertugas mengawasi protokol kesehatan di tingkat terkecil, sehingga dapat memutus mata rantai penularan terpenting masyarakat tetap aman dan produktif.

    Baca: Pemerintah Upayakan Tahan Laju Penyebaran Pandemi

    Wiku menuturkan pemerintah menerapkan PPKM Darurat lantaran ada gelombang kedua pada Juli 2021. Kasus covid-19, meroket imbas libur Idulfitri.

    Kebijakan ini (PPKM Darurat) berhasil menekan kasus sehingga dilanjutkan dengan penerapan PPKM level 1-4 yang masih berlaku hingga saat ini," jelas dia.

    Tidak hanya itu, kata Wiku, pemerintah mengatur pelaku perjalanan internasional dan perjalanan dalam negeri. Sebanyak enam surat edaran untuk pelaku perjalanan internasional dan 11 surat edaran perjalanan dalam negeri sudah dikeluarkan sepanjang 2021.

    "Upaya lainnya seperti pemantauan perubahan perilaku masyarakat, yaitu menjaga jarak, memakai masker, pembentukan posko di seluruh Indonesia, penyediaan fasilitas isolasi terpusat dan distribusi masker sebagai upaya pencegahan," ucap dia.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id