comscore

Kerugian 283 Korban Investasi Alkes Bodong Mencapai Rp503 Miliar

Siti Yona Hukmana - 19 Januari 2022 15:54 WIB
Kerugian 283 Korban Investasi Alkes Bodong Mencapai Rp503 Miliar
Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan. Foto: Medcom/Yona
Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri terus mengusut kasus penipuan investasi program suntik modal alat kesehatan (alkes). Sebanyak 283 korban melapor ke posko pengaduan dan 20 korban di antaranya telah diperiksa. 

"Dari hasil penyidikan, diperkiraan kerugian 283 korban sekitar Rp503.157.923.309," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Januari 2022. 
Whisnu mengatakan para tersangka menipu secara berkelompok. Saat ini polisi tengah mendalami terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Jadi, uang kemana saja, kita sudah bisa minta bantuan dan dukungan dari teman-teman Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)," ungkap jenderal bintang satu itu. 

Whisnu mengaku telah menyita sejumlah aset para tersangka. Antara lain, lima mobil mewah, 15 ponsel, dua iPad, dua CPU, tiga laptop, lima PC Desktop, tiga jam tangan Rolex, enam perhiasan berupa gelang dan kalung, 20 tas, empat sepatu, sejumlah buku tabungan. 

Ada pula sejumlah barang bukti alat kesehatan. Seperti 5.076 dus sarung tangan, 50 dus masker, 60 jerigen handsanitizer, 19 tabung oksigen isi dua kubik, 30 tahung oksigen isi satu kubik, empat tabung oksigen isi enam kubik, 68 alat dorong tabung oksigen, dokumen penjualan alat kesehatan, dan uang tunai Rp2.131.000.000.

Penyidik saat ini masih melakukan pemberkasan para tersangka. Dia berharap berkas tersangka rampung dalam pekan ini. 

"Agar dapat kita kirim ke Kejaksaan," ujar Whisnu. 

Baca: Polisi Kesulitan Kejar Aset Tersangka Investasi Alkes Bodong
 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id