Polisi Diminta Usut Tuntas Ledakan Monas

    Nur Azizah - 03 Desember 2019 11:54 WIB
    Polisi Diminta Usut Tuntas Ledakan Monas
    Sejumlah personel polisi menjaga lokasi ledakan di sisi utara Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Desember 2019. Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
    Jakarta: Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meminta polisi mencari pemilik granat asap yang meledak di sisi utara Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Polisi dituntut mengusut tuntas kasus itu.

    "Dmencari otak pelakunya. Apakah motif ini berkaitan dalam hal radikalisme yang masih harus kita tuntaskan atau tidak?" tegas Azis di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Desember 2019.

    Azis khawatir ledakan itu berhubungan dengan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Ia meminta masyarakat ikut membantu pengamanan perhelatan hari besar itu.

    "Itu merupakan perhelatan kita bersama, dan kita memberikan rasa aman dan tenang bagi umat Kristiani untuk melakukan sembahyang dan merayakan natal," ujar dia.

    Politikus Golkar itu prihatin atas ledakan itu. Dua anggota Garnisun Tetap I/Jakarta terluka akibat ledakan granat asap tersebut.

    "Mudah-mudahan yang terluka bisa cepat sembuh. Dan mudah-mudahan nanti pihak kepolisian bisa segera mengusut tuntas hal-hal yang terjadi," ujar dia.

    Dua anggota Garnisun Tetap 1/Jakarta itu merupakan Serka Fajar Arisworo dan Praka Gunawan Yusuf. Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono menjelaskan tangan kiri Serka Fajar terluka parah karena memegang granat asap yang meledak.

    Praka Gunawan mengalami luka ringan di bagian paha. Kedua korban sedang berolahraga di sisi utara Monas. Korban luka sedang dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.





    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id