WNI Dipulangkan dari Tiongkok Jangan Dikhawatirkan Berlebihan

    Siti Yona Hukmana - 01 Februari 2020 16:25 WIB
    WNI Dipulangkan dari Tiongkok Jangan Dikhawatirkan Berlebihan
    Sekjen Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said. Foto: MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said mengimbau publik tak khawatir berlebihan terkait rencana pemulangan ratusan warga negara Indonesia (WNI) dari Tiongkok. Publik diminta mempercayakan penuh teknis pemulangan itu kepada pemerintah.

    "Pasti mereka (pemerintah) melakukan dengan penuh kehati-hatian," kata Sudirman dalam diskusi di kawasan Senayan, Jakarta, Senin, 1 Februari 2020.

    Sudirman yakin pemerintah tidak sekadar memulangkan WNI dari Tiongkok. Pemerintah juga pasti akan memastikan kalau tak ada virus korona yang juga masuk ke Tanah Air. 

    "Tidak mungkin pemerintah mengorbankan masyarakatnya, sehingga kemudian dibiarkan virus itu menyebar ke mana-mana," ujarnya. 

    Sudirman juga mengimbau masyarakat tidak khawatir berlebihan dengan virus korona. "Boleh waspada, tapi jangan terlalu cemas," ungkap Sudirman.

    Pemerintah bakal mengevakuasi 245 WNI yang berada di Provinsi Hubei, Tiongkok. Sebanyak 100 di antaranya tinggal di Kota Wuhan, lokasi awal virus korona menyebar. 

    Rencananya, WNI yang dipulangkan dari Tiongkok akan mendarat di Natuna, Kepulauan Riau. Namun, ratusan warga Natuna justru berunjuk rasa di gerbang Bandara Lanud Raden Sadjad (RSA) Ranai, Sabtu, 1 Februari 2020. Massa menolak rencana pemerintah menjadikan Kabupaten Natuna sebagai tempat karantina WNI dari Tiongkok.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id