WNI yang Dievakuasi dari Tiongkok Dikarantina 28 Hari

    Zaenal Arifin - 29 Januari 2020 20:21 WIB
    WNI yang Dievakuasi dari Tiongkok Dikarantina 28 Hari
    Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal.
    Jakarta: Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) AU Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto mengatakan warga negara Indonesia (WNI) yang berhasil dievakuasi dari Tiongkok akan menjalani karantina di Tanah Air. Karantina guna memastikan WNI bebas dari paparan Virus Korona (2019-nCov).

    "Karantina dilakukan di RSPI dr. Sulyanti Saroso. Selama 28 hari," kata Fajar di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu, 29 Januari 2020.

    Fajar mengatakan skema ini merupakan keputusan yang diambil berdasarkan hasil rapat dengan Kementerian Kesehatan. Proses karantina langsung dilakukan sesaat setelah pesawat mendarat.

    TNI AU menyiapkan tiga pesawat, yakni dua unit Boeing 737 dan satu Hercules untuk mengevakuasi WNI yang berada di Tiongkok, khususnya di Wuhan, Provinsi Hubei. Tiga pesawat tersebut diharapkan mampu mengangkut seluruh WNI di wilayah terisolasi pemerintah Tiongkok.

    "Penghitungan terakhir kami ada 250-an (WNI)," ungkapnya.

    Jumlah WNI yang tinggal di daerah karantina sebanyak 243 orang. Mayoritas dari mereka mahasiswa yang tersebar di Wuhan, Xianing, Huangshi, Jingzhou, Xianyang, Enshi, dan Shiyan.

    Virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) pertama kali muncul di kota Wuhan pada Desember 2019. Virus korona jenis terbaru ini telah menewaskan 132 orang dan menginfeksi lebih dari 6.000 orang.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id