comscore

Viral Kasus Perselingkuhan Polisi, Kali Ini 'Layangan Putus' Versi Polda Metro Jaya

Rendy Renuki H - 24 Mei 2022 15:43 WIB
Viral Kasus Perselingkuhan Polisi, Kali Ini Layangan Putus Versi Polda Metro Jaya
Ilustrasi (Medcom.id)
Jakarta: Kasus perselingkuhan yang melibatkan anggota polisi kembali viral. Kali ini kasus perselingkuhan bak film Layangan Putus terjadi dengan versi Polda Metro Jaya.

Seorang pengguna akun Twitter @istytiss mengunggah utas cerita perselingkuhan antara Briptu A dengan Polwan Bripda RPH. Keduanya diduga oknum anggota Polda Metro Jaya.
Pemilik akun tersebut tersebut diketahui rupanya adalah istri sah Briptu A. Sang istri membongkar sendiri perselingkuhan yang dilakukan suaminya dan rekan kerjanya.

"Ada whatsapp dari kontak yang namanya WANITAKU (Jreenggggg) gua baca chatnya sayang2an dong. Gua mikir ini siapa lagi sih… Gua ke kamar mandi di lantai bawah sambil bawa hape dan gua record chat sama videonya. Sampai dia ke bawah dan ambil hapenya," tulis akun Twitter @istytiss dalam utasnya, dikutip Selasa, 24 Mei 2022.

Usai ketahuan, sang suami pun dicecar sejumlah pertanyaan oleh istrinya. Hal yang mengejutkan, ternyata kedua pasangan selingkuh itu telah tiga kali berhubungan layaknya suami-istri.

"Gua nanya: Udah berapa lama? Dia bilang sebulan. Langsung gua tanya lagi. Berapa kali hubungan sex? Dia bilang 3x. Dia minta maaf bilang khilaf dll, gua minta selesai biar besok langsung gua laporin ke Polda," lanjutnya.

Tak berhenti di situ, sang istri pun akhirnya menyelidiki wanita pelakor tersebut. Rupanya, sang pelakor merupakan Polwan di Polda Metro Jaya.

Oknum pelakor tersebut pun meminta agar istri sahnya tidak melaporkan kejadian tersebut. Namun, ada hal yang kembali memancing emosi sang istri sah yang akhirnya memutuskan melaporkan kasus perselingkuhan itu.
"Malemnya waktu dia keluar rumah gua cari tau si WANITAKU ke temen gua yg notabenenya temen dia juga yang Polwan itu siapa. Dan ternyata dia POLWAN… Dinas dimana POLDA METRO JAYA, Statusnya apa? Waktu kejadian dia SPRI DIRLANTAS POLDA METRO. SHOCK!!!."

"Gua enggak lupa save nomernya waktu gua record chat sama videonya dan gua dapet langsung gua hubungin. Dia minta maaf dan dia bilang gatau klo udah punya anak dan istri. YAKALI GATAU SECARA MEREKA SATU CIRCLE YG SATU SPRI YG SATU DRIVER."

"Oiya dan si wanitaku ini bilang, jangan sampe gua laporin karena dia punya keluarga. Lah dia nggak sadar dia ANCURIN KELUARGA ORANG! Besok pas bangun pagi, gua cek si A, udah tidur di kasur yang sama-sama gua, di samping anak gua. Dan ada chat lagi dari si cewek tulisannya “SELAMAT PAGI SAYANG," beber sang istri dalam utasnya.

Dia pun mengakui telah melaporkan kasus perselingkuhan tersebut. Namun laporan yang dibuatnya sejak 2019 hingga kini tidak menemui hasil jelas.

"Gua laporan Desember 2019, sampe 2020 awal gua lapor Reskrim juga karena dia ada malsuin tanda tangan gua Rp100 juta, dan gua tau duitnya dia buat apa NGGAK. Gua laporan ke Propam sampe gua tanya katanya hape si cewek dibuang ke sungai. Berarti ada niat menghilangkan barang bukti perselingkuhan dong? Dan itu nggak diperpanjang kayak yaudahhhh.. gt aja."

"Belum sampai situ aja, adek gua yang polisi juga tiba-tiba dipindahtugaskan, karena sebelumnya kepala kesatuan dia Bapak EAG yang terhormat itu manggil nyokap gua yang bilang gini: Saya harap anak ibu mau cabut berkas, ya ibu tau kan anak ibu ada yang di kesatuan PJR ya?"

"Bolak balik sampe 2022, nggak selesai sampai sekarang cuma suruh sabar aja. SP2HT udah sampe ke X. Waktu sidang kode etik putusannya PDTH KEDUANYA (cuma putusan, nggak tau deh kelanjutannya gimana…)."

Di akhir utasnya, pemilik akun itu pun menandai akun Twitter Kapolda Metro Jaya. Dia mengeluhkan susahnya mencari keadilan saat dirinya menjadi korban perselingkuhan suaminya.

"Oiya btw pernah juga katanya atasan yang di lantas juga gua nggak boleh cerita di Medsos, mereka mau menjarain gua katanya. Yaaahhh ampunnn gua yang korban gua yang berasa jadi tersangkanya."

"Udah berapa kali hub POLDA METRO, dan berapa kali ada polisi yg hubungin tapi… tetep gak selesai. Gak ada yg kasih tau . Harus gua yg cari2 info. Bapak @kapoldametro sesusah itu ya cari keadilan? Sususah itu ya menghukum kedua oknum yg udah jelas2 buat kesalahan?" tutup utas tersebut.

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id