Bahasa Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Bahasa Internasional

    Kautsar Widya Prabowo - 29 Oktober 2021 11:17 WIB
    Bahasa Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Bahasa Internasional
    CEO Media Group Mirdal Akib dalam Festival Bahasa dan Sastra menyambut Bulan Bahasa (Bulbas) dan Sumpah Pemuda yang digelar Harian Media Indonesia. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo



    Jakarta: Bahasa Indonesia disebut berpotensi menjadi bahasa internasional. Untuk mewujudkannya, peran seluruh masyarakat dalam menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar amat diperlukan.

    "Minimal (bahasa Indonesia bisa menjadi) bahasa persatuan di Asia Tenggara, sebagai negara dengan berpopulasi terbesar," ujar CEO Media Group Mirdal Akib dalam Festival Bahasa dan Sastra menyambut Bulan Bahasa (Bulbas) dan Sumpah Pemuda yang digelar Harian Media Indonesia, Jumat, 29 Oktober 2021.

     



    Menurut dia, saat ini bahasa Indonesia memiliki kurang lebih 125 ribu suku kata. Penambahan suku kata bahasa Indonesia per tahun kurang lebih hanya 1.000.

    Sementara itu, bahasa Inggris memiliki kurang lebih satu juta suku kata. Suku kata bahasa internasional itu setiap tahunnya bertambah hingga 80 ribu.

    Baca: Pemerintah Diminta Ambil Langkah Strategis Jaga Eksistensi Bahasa Indonesia

    Mirdal menjelaskan dengan berbagai macam suku dan budaya, Indonesia sedianya memiliki beragam bahasa. Hal ini dapat dimanfaatkan dalam memperkaya kosa kata bahasa Indonesia.

    "Kita tidak memakai kekayaan (bahasa) daerah yang digaungkan tadi menjadi kekayaan dan pengayaan bahasa Indonesia sehingga menjadi bahasa internasioanl," terang Mirdal Akib.

    Saat ini, kata Mirdal, penggunaan bahasa Indonesia terdisrupsi dengan cara  masyarakat berkomunikasi. Sering kali masyarakat lebih nyaman mengunakan bahasa asing.

    Ia mencontohkan bencana alam di Aceh pada 2004 disebut sebagai tsunami, istilah dalam bahasa Jepang. Selain itu, kata hoaks yang berarti berita bohong diserap dari bahasa Inggris, hoax.

    "Kenapa kita tidak pakai umpamanya pengayaan bahasa-bahasa daerah kita gunakan sehingga bertambah kosa kata kita sehingga menjadi bahasa yang diperhitungkan," jelas Mirdal Akib.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id