Metro Siang

    Tanda-tanda Indonesia Harus Segera Tarik Rem Darurat

    MetroTV - 14 Juni 2021 18:53 WIB
    Tanda-tanda Indonesia Harus Segera Tarik Rem Darurat
    Indonesia harus siapkan rem darurat. Foto: Tangkapan Layar Metro TV



    Jakarta: Angka positif covid-19 di Indonesia kembali menanjak. Semenjak sebulan lalu pasca-Lebaran, kasusnya terus mengalami kenaikan. Kebijakan rem darurat harus menjadi solusi.

    Dewan Pakar Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menyatakan kebijakan rem darurat perlu menjadi opsi mengingat terus melonjaknya kasus covid-19. Saat ini kasus aktif covid-19 menyentuh pada angka 113 ribu.

     



    Hal ini tentu saja membuat rumah sakit bekerja keras. Apalagi ketersediaan tempat tidur rumah sakit semakin menipis.

    "Kondisi sekarang ini bisa lebih mengkhawatirkan lagi karena komulatif kasus kita sudah lebih dari 1,9 juta kasus. Boleh jadi juga karena terdapat underdiagnostic," ujar Hermawan dalam tayangan Metro TV, Senin, 14 Juni 2021.

    Hermawan menyatakan terdapat kenaikan sebanyak dua sampai tiga kali lipat. Hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang tidak terdeteksi covid-19 karena kapasitas kesehatan yang masih lemah. 

    "Akibatnya, episentrum kasus covid-19 bergeser tidak lagi di Jakarta, tapi ke daerah-daerah. Seperti Kudus, Madura, dan daerah-daerah lain. Maka dari itu kita sudah tidak bisa biasa-biasa saja dalam menyikapi pandemi ini," ujarnya.

    Dia juga melihat, mudik bukan satu-satunya penyebab lonjakan kasus. Ada faktor lain. "Faktor kebijakan yang masih belum kuat, sehingga pemerintah harus segera mempersiapkan rem darurat," kata dia. (Taris Dwi Aryani)

    Tayangan lengkapnya lihat DI SINI

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id