Kemenkes Beberkan Peta Sebaran 160 Kasus Varian Delta, Jateng Tertinggi

    Fachri Audhia Hafiez - 23 Juni 2021 12:48 WIB
    Kemenkes Beberkan Peta Sebaran 160 Kasus Varian Delta, Jateng Tertinggi
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 160 kasus variant of concern (VoC) covid-19, Delta, tersebar di Indonesia. Kasus terbanyak ada di Jawa Tengah (Jateng).

    "Data per 20 Juni 2021, Jawa Tengah 80 kasus," tulis data Balitbangkes Kemenkes yang diterima Medcom.id, Rabu, 23 Juni 2021.

     



    Kasus tertinggi kedua ada di DKI Jakarta dengan 57. Lalu, Jawa Timur sebanyak 10 kasus serta Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur masing-masing tiga kasus.

    "Banten dua kasus, Jawa Barat, dan Gorontalo masing-masing satu kasus," bunyi keterangan tersebut.

    Varian Delta juga disebut sebagai B.1.617.2. Varian ini ditemukan pertama kali di India. Berdasarkan studi ilmiah, varian tersebut tergolong berbahaya dan mudah menular.

    Baca: Menkes Sebut Vaksin yang Digunakan Indonesia Ampuh Menangani Varian Delta

    Indonesia tengah mengantisipasi penyebaran varian tersebut agar tidak meluas. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meyakini vaksin yang digunakan di Indonesia ampuh menangani penularan varian covid-19, khususnya varian delta.

    "Manfaat vaksinasi sudah terbukti. Mumpung sekarang vaksinnya makin banyak tersedia, masyarakat tidak usah ragu-ragu lagi untuk segera vaksinasi," kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa, 22 Juni 2021.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id