comscore

Masyarakat Diimbau Kurangi Mobilitas Jelang dan Saat Libur Nataru

Ferdian Ananda - 07 Desember 2021 05:22 WIB
Masyarakat Diimbau Kurangi Mobilitas Jelang dan Saat Libur Nataru
Juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Jakarta: Juru bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemerintah terus berupaya mempertahankan jumlah kasus covid-19 serendah mungkin. Namun, upaya itu akan efektif bila ada kerja sama baik dengan masyarakat.

“Upaya ini akan efektif jika masyarakat patuh, taat, dan disiplin terapkan protokol kesehatan termasuk mengurangi mobilitas dan berpartisipasi dalam vaksinasi covid-19," kata Nadia dalam keterangan tertulis, Senin, 6 Desember 2021.
Dia mengungkapkan langkah-langkah pemerintah untuk penanggulangan pandemi covid-19. Antara lain deteksi melalui penguatan testing, tracing, dan karantina/isolasi.

Deteksi juga melalui surveilans untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan surveilans genomic untuk mengawasi varian baru serta pengawasan di pintu masuk negara. Kemudian, manajemen klinis yang dilakukan tata laksana kasus sesuai perkembangan ilmu pengetahuan termasuk potensi obat baru dan persiapan kapasitas rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan lainnya.

Selain itu, perubahan perilaku melalui penguatan protokol kesehatan berbasis teknologi informasi PeduliLindungi. Serta peningkatan cakupan vaksinasi nasional.

Terakhir, penguatan sistem kesehatan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan esensial dan memenuhi standar protokol kesehatan. Nadia mengungkapkan terpenting, menekan laju kasus dengan memastikan mobilitas tidak meningkat tajam agar laju penularan juga tidak meningkat.

“Kita harus pastikan setelah libur Nataru tidak terjadi lonjakan kasus karena situasi (pandemi) yang sudah membaik ini harus kita pertahankan,” tegas dia.

Mobilitas masyarakat semakin meningkat menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Pemerintah telah membuat kebijakan berupa penerapan PPKM level 3 di seluruh Indonesia.

Hal ini untuk mengantisipasi gelombang ketiga covid-19 di Indonesia. Terlebih, adanya varian Omicron membuat pemerintah kian mengetatkan aturan agar varian baru covid-19 ini tidak masuk ke Tanah Air.

Baca: Waspada! Ada Indikasi Peningkatan Penularan Covid-19 Sejak November
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id