Indonesia Bangun Klinik Baru di Arab Saudi

    Cindy - 02 Mei 2019 11:44 WIB
    Indonesia Bangun Klinik Baru di Arab Saudi
    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani--Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq.
    Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membangun klinik kesehatan baru di Madinah, Arab Saudi. Hal ini dilakukan untuk memberikan layanan bagi jemaah haji Indonesia.

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, hari ini, Kamis, 2 Mei 2019, pukul 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS) meresmikan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah yang baru.

    “Kita harapkan KKHI ini dapat memberikan layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih lengkap lagi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata Puan.

    Puan meyakini pelayanan kesehatan merupakan unsur penting dalam menunjang penyelenggaraan ibadah haji. Tanpa kondisi kesehatan yang baik, jemaah haji akan kesulitan menjalankan rukun dan wajib haji.

    “Peningkatan layanan kesehatan oleh Kementerian Kesehatan melalui KKHI ini merupakan hal yang sangat kita hargai dan kita dukung bersama,” ujarnya.

    Pada acara tasyakuran sekaligus peresmian KKHI tersebut, hadir Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Anggota Komisi VIII DPR, Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Konjen RI Jeddah, serta jajaran pejabat Kemenkes.

    Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan risiko tinggi penyakit pada jemaah haji sekitar 60 persen. Ditambah lagi dengan daftar tunggu jemaah haji yang semakin lama.

    “Salah satu pentingnya kesiapan sumber daya kesehatan adalah dengan menyediakan KKHI yang lebih baik dan lebih proporsional untuk pelayanan jemaah haji kita,” jelas Nila.

    Kondisi ini, lanjut dia, menandakan pentingnya upaya pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia. Kementerian kesehatan (kemenkes) juga menyediakan ambulans, obat-obatan dan sarana lainnya untuk menunjang tenaga kesehatan di sana.

    Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusup Singka menjelaskan jenis layanan KKHI Madinah lebih lengkap ketimbang KKHI yang lama. Yakni, tersedianya intensive care unit (ICU), ruang rawat psikiatri, depo obat yang lebih luas, dan poliklinik rawat jalan.

    "Kapasitas juga ditingkatkan mencapai 70 tempat tidur. Semoga dengan perbaikan fasilitas layanan ini jemaah haji dapat memperoleh manfaat yang lebih besar,” ujar Eka.

    KKHI Madinah ini berada sekitar dua kilometer dari Masjid Nabawi atau di Jalan Prince Muhammed bin Abdul Aziz Madinah, Arab Saudi. Selain di Madinah, Kemenkes juga menyediakan KKHI di Aziziyah Junubiah, Makkah, yang beroperasi sejak 2017.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id