Tekan Angka Kematian, Vaksinasi untuk Lansia Perlu Didahulukan

    Rendy Renuki H - 26 Februari 2021 19:47 WIB
    Tekan Angka Kematian, Vaksinasi untuk Lansia Perlu Didahulukan
    Ilustrasi (Medcom.id/Mohammad Rizal)



    Jakarta: Vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia) dinilai perlu didahulukan. Hal itu bertujuan menekan angka kematian yang rentan terjadi kepada lansia.

    Sistem imun yang lemah membuat lansia memiliki risiko lebih besar mengalami kematian akibat Covid-19. Di mana kategori lansia adalah orang yang berusia 60 tahun ke atas.






    "Vaksinasi pada lansia memang perlu didahulukan. Bertujuan untuk mencegah dan menurunkan angka kematian," kata pakar kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Profesor Tjandra Yoga Aditama, melansir Antara, Jumat 26 Februari 2021.

    Sejauh ini, pemerintah menetapkan lansia masuk vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang telah dilakukan sejak 19 Februari 2021. Pada awalnya, vaksinasi lansia yang sudah dilakukan baru dimulai untuk profesi tenaga kesehatan.

    Sebagian dari 11.600 tenaga kesehatan berusia lanjut telah mendapatkan suntikan vaksin. Tjandra pun mengimbau agar para lansia tidak perlu takut menerima vaksinasi.

    "Bahkan di beberapa negara ada lansia berusia 80 tahun yang divaksinasi. Mereka tak mengalami efek samping serius. Aman," tegas Tjandra.

    Seperti pada orang dewasa, vaksinasi lansia juga diberikan dalam dua dosis. Bedanya, rentang waktu pemberian dosis kedua, untuk orang dewasa 14 hari, sedangkan lansia 28 hari.

    Para lansia yang belum terdaftar sebagai penerima vaksinasi pun bisa mendaftar mandiri. Pendaftaran vaksinasi dapat dilakukan dengan mengakses situs resmi Kementerian Kesehatan, serta situs resmi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id