Top 3 Nasional: Aksi Ambulans Berkejaran dengan Pencarian Vaksin Covid-19

    Medcom - 15 Oktober 2020 08:46 WIB
    Top 3 Nasional: Aksi Ambulans Berkejaran dengan Pencarian Vaksin Covid-19
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Aksi ambulans yang kabur lantas ditembaki polisi menjadi perhatian pembaca Medcom.id, kemarin. Aksi yang terjadi pada Selasa, 13 Oktober 2020, itu menyedot perhatian publik karena diduga membawa batu yang disiapkan untuk para pedemo UU Cipta Kerja.

    Tak hanya aksi ambulans yang banyak dicari, upaya pemerintah menemukan vaksin covid-19 juga menjadi perhatian. Masyarakat sepertinya amat berharap vaksin covid-19 ini segera ditemukan dan dibagikan. Mereka ingin keberadaan vaksin bisa memutus status pandemi yang berkepanjangan ini.

    Fenomena La Lina juga banyak dilirik pembaca. Masyarakat sepertinya ingin tahu apa dampak La Nina bagi cuaca di Indonesia. Apalagi kedatangan La Nina ini bersamaan dengan musim hujan yang sudah terjadi sejak Oktober 2020.
     

    1. Peristiwa penembakan ambulans

    Polda Metro Jaya mengungkapkan kronologi penembakan gas air mata terhadap ambulans di Menteng, Jakarta Pusat.Hal ini diawali kecurigaan petugas karena informasi adanya pihak yang coba mengacaukan demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).
     
    Polisi kemudian menggelar razia, termasuk terhadap beberapa mobil ambulans yang beberapa kali berkeliling di Menteng, Selasa, 13 Oktober 2020. Ada tiga rangkaian kendaraan: dua ambulans dan satu sepeda motor.
     
    "Satu ambulans pada saat diberhentikan coba melarikan diri," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunusdi Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?Happy Inspire Confuse Sad
    Untuk menghentikan pelarian, polisi menghujani ambulans dengan gas air mata. N, seorang penumpang, lantas melompat. Kepada polisi, N mengaku ambulans itu tidak digunakan untuk mengevakuasi korban, melainkan membawa logistik seperti batu.
     
    Pada Selasa malam, polisi menangkap mobil ambulans itu di sekitar Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng. Hanya saya, Yusri menyebut saat ditangkap, polisi tidak ditemukan barang bukti batu dalam mobil ambulans itu.
     
    "Saat kita temukan karena itu sudah malam jadi sudah kosong karena memang ada jeda waktu dia melarikan diri dan saat ditemukan di TIM," kata dia.

    Selengkapnya, baca di sini
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id