KSAL: Negara Pembuat Drone Bawah Laut Tak Tercatat

    Candra Yuri Nuralam - 04 Januari 2021 13:25 WIB
    KSAL: Negara Pembuat <i>Drone</i> Bawah Laut Tak Tercatat
    KSAL Laksamana Yudo Margono saat masih menjabat sebagai panglima Kogabwilhan I. Medcom.id/Yurike Budiman
    Jakarta: Kapal bawah laut nirawak atau unmanned underwater vehicles (UUV) yang ditemukan di perairan Indonesia tidak memiliki keterangan negara pembuat. Kapal nirawak itu awalnya diduga milik Tiongkok.

    "Kemudian tidak ditemukan ciri-ciri tulisan negara pembuat," kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono saat konferensi pers di Jakarta, Senin, 4 Januari 2020.

    Yudo mengatakan UUV tersebut jenis underwater sea glider. Drone tersebut dapat digunakan militer dan industri untuk merekam data kemaritiman. Misalnya, untuk mencatat kedalaman hingga arus dalam laut.

    Baca: 3 Cara Menghalau Drone Masuk Kedaulatan Indonesia

    Fungsi alat ini serupa dengan argo float. Teknologi argo float bisa digunakan merekam data kelautan dan bisa diakses melalui internet.
     
    "Begitu menuju permukaan, argo float mengirim data-data ke satelit," papar Yudo.
     
    Alat itu bekerja dengan melayang di dalam laut yang dikendalikan dari kapal. Alat itu bisa bertahan empat sampai tujuh tahun di perairan. Sementara itu, underwater sea glider dapat bertahan bekerja selama dua tahun di dalam laut.

    Pesawat nirawak ini ditemukan pada tanggal 26 Desember 2020 oleh seorang nelayan saat sedang memancing. UUV ditemukan di kawasan perairan Desa Majapahit, Selayar, Sulawesi Selatan.

    Pesawat nirawak itu terbuat dari alumunium dengan dua sirip berukuran 50 sentimeter. Panjang drone sekitar kira 2,25 meter.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id