Usai Diusir dari Depok, Ibu Wati yang Tuduh Tetangganya Ngepet Ditolak se-Jawa Bali

    Adri Prima - 30 April 2021 19:13 WIB
    Usai Diusir dari Depok, Ibu Wati yang Tuduh Tetangganya Ngepet Ditolak se-Jawa Bali
    Ibu Wati minta maaf karena menuduh tetangganya lakukan pesugihan babi ngepet. (ist)



    Jakarta: Pasca terbongkarnya cerita bohong tentang babi ngepet di Depok, kini seorang warga bernama Ibu Wati harus menerima pengusiran oleh warga di sekitar tempat tinggalnya sekarang. 

    Pasalnya, sebelum hoaks babi ngepet terungkap, Wati sempat menuduh tetangganya sebagai pelaku babi ngepet karena menganggur namun terlihat memiliki banyak uang. 






    "Dari kemarin saya sudah pantau, orang ini (tetangganya). Ini dia berumah tangga dia nganggur tapi uangnya banyak. Saya sudah lewat ruamhanya, udah saya lemparin sesuatu di depan rumah biar ketahuan," ucap bu Wati seperti di potongan video yang beredar di media sosial. 

    Setelah cerita kebohongan babi ngepet terbongkar, Wati pun langsung membuat video permintaan kepada warga Depok khususnya masyarakat Kampung Baru.  

    "Buat warga kampung baru, yang tidak bisa bisa saya sebutkan satu per satu. Karena saya tidak hafal. Saya di sini merantau, saya ngontrak. Saya benar-benar minta maaf," ujarnya.
     
    "Saya minta maaf atas ucapan mulut kasar saya. Maaf atas ludah saya, maaf yang sebesar-besarnya karena menyakitkan bagi warga kampung baru," lanjutnya. 

    Namun, permintaan maaf Wati sepertinya tidak cukup bagi masyarakat setempat. Warga beramai-ramai meminta Wati untuk angkat kaki dari tempat tinggalnya sekarang. 

    Tak berhenti sampai disitu, kini di media sosial khususnya Twitter, tagar bu Wati menjadi trending topic. Mirisnya lagi, warganet yang mewakili kotanya masing-masing bahkan secara tegas menolak jika Wati pindah ke daerah atau kota mereka. 

    "Barangkali warga Bekasi ada yang mau nerima si ibu," cuit seorang netizen. 

    "Hadaaah Bekasi nolak emak emak kaga danta begini, Tangerang lebih cocok buat si ibu," jawab netizen lain.

    "Tangerang menolak keras, mungkin Bandung berminat?" kata warganet asal Tangerang.

    "Kami warga Bandung bangga dengan keindahan kota kami. Jadi kami tidak ingin mengganggunya, untuk itu kami menyarankan untuk dipindahkan ke Semarang," timpal warganet lainnya. 

    Usai Diusir dari Depok, Ibu Wati yang Tuduh Tetangganya Ngepet Ditolak se-Jawa Bali

    Usai Diusir dari Depok, Ibu Wati yang Tuduh Tetangganya Ngepet Ditolak se-Jawa Bali

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id