Trauma Healing Diberikan pada Keluarga Korban Sriwijaya SJ-182

    Kautsar Widya Prabowo - 11 Januari 2021 00:29 WIB
    Trauma Healing Diberikan pada Keluarga Korban Sriwijaya SJ-182
    Pesawat Sriwijaya Air. Foto: MI
    Jakarta: Polri memberikan pelayanan trauma healing untuk keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Fasilitas itu diberikan saat keluarga korban menyerahkan data antemortem ke Tim Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit (RS) Polri.

    "Kita siapkan psikolog yang akan membantu trauma healing dan menenangkan keluarga dan sebagainya di posko pendampingan keluarga," ujar Komandan DVI Kombes Hery Wijitmoko dalam konferensi pers, di RS Polri, Jakarta Timur, Minggu, 10 Januari 2021.

    Hery meminta keluarga korban dapat segera menyerahkan data antemortem untuk membantu proses identifikasi. Penyerahan data juga dapat dilakukan di pos antemortem di Bandara Supadio, Pontianak.

    Data antemortem dikumpulkan berdasarkan data-data fisik khas seseorang sebelum meninggal. Misalnya pakaian terakhir yang dikenakan, barang bawaan, tanda lahir, tato, bekas luka atau cacat tubuh. Data ini diperoleh dari orang terdekat seperti keluarga.

    "Saya mohon keluarga para penumpang yang berasal dari luar Jakarta atau tepatnya (di Pontianak) kita bikin posko antemortem di Pontianak tidak usah ke Jakarta tetapi tetap di Pontianak," ucap dia.

    Baca: Polri Identifikasi Korban Pesawat Sriwijaya Air Besok

    Dia memastikan kepala bidang dokter dan kesehatan (Kabid Dokes) di sejumlah Polda siap menerima data keluarga yang berdomisili di luar Jakarta dan Pontianak.

    Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
     
    Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat yang dipastikan jatuh itu mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id