Permintaan Maaf Mendag Soal Jokowi Promosi Bipang: Kami Hanya Berniat Promosikan Produk Indonesia

    Patrick Pinaria - 09 Mei 2021 22:59 WIB
    Permintaan Maaf Mendag Soal Jokowi Promosi Bipang: Kami Hanya Berniat Promosikan Produk Indonesia
    Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. ANT/Ismar Patrizki



    Jakarta: Presiden Joko Widodo sedang menjadi sasaran kritik saat mempromosikan kuliner Indonesia dalam video Hari Bangga Buatan Indonesia. Ia dikritik karena menyebut salah satu masakan khas Indonesia babi panggang dalam video promosi tersebut.

    Situasi tersebut membuat Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi selaku penanggung jawab acara Hari Bangga Buatan Indonesia tak enak hati. Ia pun melontarkan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia.

     



    "Kami memastikan tidak ada maksud apapun dari pernyataan Bapak Presiden, kami meminta maaf sebesar-besarnya jika terjadi kesalahpahaman karena niat kami hanya ingin kita semua bangga dengan produk dalam negeri termasuk kuliner khas daerah, serta menghargai keberagaman bangsa kita," ujar Lutfi melalui keterangan video yang diunggah pada Sabtu 8 Mei 2021.

    Pada kesempatan itu, Lutfi juga meminta masyarakat tidak salah paham maksud dari pernyataan Jokowi yang mempromosikan Bipang. Ia memastikan promosi Bipang dilakukan hanya untuk masyarakat untuk menciptakan dan membeli produk lokal. Tentunya, bagi masyarakat nonmuslim di Indonesia.

    "Berkaitan dengan pernyataan mengenai Bipang Ambawang, kita harus melihat dalam konteks secara keseluruhan. Pernyataan Bapak Presiden ada dalam video yang mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan membeli produk lokal," kata Lutfi.

    "Jadi sekali lagi, kuliner khas daerah yang disebut Bapak Presiden dalam video tersebut adalah untuk mempromosikan kuliner Nusantara yang memang sangat beragam, tentu kuliner tersebut dikonsumsi dan disukai oleh masyarakat yang beragam pula," lanjutnya.

    Sebelumnya, Jokowi mempromosikan ragam kuliner Nusantara melalui video produksi Kementerian Perdagangan pada Rabu 5 Mei. Selain Bipang, Jokowi juga menyebut beragam makanan khas Indonesia lainnya seperti gudeg Jogja, siomay Bandung, dan pempek Palembang.

    "Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, pempek Palembang, bipang ambawang dari Kalimantan, dan lain-lain tinggal pesan dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," kata Jokowi.

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id