Primetime News

    Jangan Pertentangkan Istilah PPKM dan Lockdown, Kuncinya Disiplin

    MetroTV - 20 Juni 2021 23:18 WIB
    Jangan Pertentangkan Istilah PPKM dan <i>Lockdown</i>, Kuncinya Disiplin
    Tangkapan layar Metro TV



    Jakarta: Istilah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro sempat dipermasalahkan. Sebagian ingin agar istilah itu dipertegas dengan memakai nama lockdown seperti di luar negeri.

    Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Raden Pardede mengatakan tak ada bedanya antara istilah PPKM dengan lockdown. Sebaliknya, dia meminta kedua istilah itu tak dipertentangkan.

     



    "Sebaiknya tidak dipertentangkan, karena antara PPKM mikro dengan lockdown itu tidak ada bedanya. Yang terpenting adalah partisipasi masyarakat, karena jika hanya pemerintah (yang berupaya) tidak cukup," kata Raden dalam tayangan Primetime News Metro TV, Minggu, 20 Juni 2021.

    Ia mengajak masyarakat bersama-sama bertanggung jawab. Apalagi dengan hadirnya virus korona varian Delta yang tingkat penularannya lebih tinggi. Masyarakat harus bisa lebih disiplin dan berpartisipasi.

    "Kita tidak bisa lagi seperti yang dulu. Jadi, kita harus bisa melakukan konsolidasi agar rantai penyebaran covid-19 ini bisa segera diatasi,” ujar dia.

    Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Hery Trianto menjelaskan bahwa substansi PPKM mikro sama dengan lockdown. Sama-sama untuk mencegah penyebaran covid-19.

    "Jadi, jangan dibenturkan antara kebijakan lockdown dengan pembatasan kegiatan masyarakat. Substansinya sama, membatasi mobilitas masyarakat untuk menekan laju penularan," kata Hery.

    Pemerintah memperpanjang PPKM mikro pada 15-28 Juni 2021. PPKM mikro menggunakan acuan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2021. Aturan ini menjelaskan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan covid-19 di desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

    PPKM mikro membatasi kegiatan di tempat kerja atau perkantoran, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, mengatur pemberlakuan pembatasan kegiatan restoran dan pusat perbelanjaan, mengatur kegiatan di tempat ibadah, kegiatan fasilitas umum, serta kegiatan seni, sosial, dan budaya.

    Dibantu operasi yustisi

    Hery mengatakan petugas di lapangan memperketat pelaksanaan PPKM mikro melalui operasi yustisi yang melibatkan TNI dan Polri. Petugas di lapangan memantau kegiatan dan menertibkan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id