Populer Nasional: Pelatihan Public Speaking Santri Hingga Polisi Nakal Dipidanakan

    Yogi Bayu Aji - 20 Oktober 2021 05:15 WIB
    Populer Nasional: Pelatihan <i>Public Speaking</i> Santri Hingga Polisi Nakal Dipidanakan
    Head of Corporate Communications Metro TV Fifi Aleyda Yahya saat mengisi materi pelatihan public speaking untuk siswa-siswi Ponpes Al Hamid, Jaktim. Foto: Dok Metro TV



    Jakarta: Sebanyak tiga artikel menjadi berita terpopuler di Kanal Nasional Medcom.id. Informasi yang menarik perhatian pembaca, yakni seputar pelatihan public speaking bagi santri hingga polisi nakal bakal dipidanakan.

    Berikut artikel yang terpopuler di Kanal Nasional Medcom.id per Rabu pagi, 20 Oktober 2021:
    1. Metro TV Berbagi Kembali Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Santri Al Hamid


    Pelatihan dalam program Metro TV Berbagi dilaksanakan secara rutin sebelum pandemi covid-19. Setiap sebulan sekali tim Metro TV akan mendatangi madrasah, pondok pesantren, universitas.
     
    "Alhamdulillah, hari ini Metro TV Berbagi kembali mengadakan pelatihan online. Pada kesempatan kali ini kami memberikan pelatihan online terkait tema bagaimana mengelola media sosial, dan juga public speaking untuk adik-adik di Pondok Pesantren Al-Hamid. Mudah-mudahan ilmu yang kami berikan pada kesempatan kali ini bisa menjadi manfaat untuk adik-adik saat ini maupun pada saat nanti mereka terjun dan berkarya di tengah masyarakat," kata Head of Corporate Communications Metro TV, Fifi Aleyda Yahya, Selasa, 19 Oktober 2021.
     
    Corporate Social Responsibility (CSR) Metro TV terdapat tiga pilar, pendidikan, kesehatan, dan penanggulangan bencana. Tema dari acara pelatihan CSR kali ini mengenai public speaking dan mengelola media sosial.

    Target dari acara CSR ini menyasar pelajar SMP dan SMA. Kali ini acara CSR dihadiri sebanyak 50 sampai 100 siswa dari Madrasah Aliyah Al Hamid Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
     
    Selengkapnya baca di sini.
     

    2. Polda Jatim Bekuk 2 Kurir Jaringan Malaysia Bawa 6 Kilogram Sabu


    Ditresnarkoba Polda Jawa Timur menangkap dua kurir narkoba jaringan Malaysia yang akan diedarkan di wilayah Madura. Kedua kurir itu ditangkap saat membawa 6 kilogram sabu dari Malaysia, untuk diedarkan di Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura. 
     
    "Dua kurir yang ditangkap masing-masing berinisial ZN, 28, warga Sampang dan LK, 30, warga Jember. Mereka ini ditangkap petugas aat akan mengirimkan paket sabu 6 kg ke Sokobanah," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko, di Mapolda Jatim, Selasa, 19 Oktober 2021.
     
    Gatot mengatakan keduanya ditangkap di tempat berbeda. Menurut Gatot, petugas membuntuti keduanya saat akan mengirimkan sabu tersebut, ke pemiliknya yang saat ini tengah buron.

     



    "Kedua kurir ini merupakan jaringan Sokobanah, suruhan pemilik berinisial SY yang saat ini berstatus DPO. Satu paket 2 kilo dan paket dua berisi 4 kilo sabu," kata dia.

    Selengkapnya baca di sini.
     

    3. Kapolri: Copot dan Pidanakan Anggota yang Melanggar Aturan


    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo geram dengan anggota yang kerap melanggar aturan. Dia memerintahkan seluruh kepala kepolisian daerah (kapolda) menindak tegas anggota yang melanggar aturan tersebut. 
     
    "Jadi, tolong tidak pakai lama, segera copot, pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada kasatwil yang ragu, bila ragu, saya ambil alih," kata Listyo dalam arahannya kepada jajaran melalui video konferensi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 19 Oktober 2021. 
     
    Menurut jenderal bintang empat itu, perbuatan anggotanya telah merusak muruah institusi Polri. Tindakan tidak sesuai prosedur mencederai kerja keras dan komitmen personel Korps Bhayangkara yang telah bekerja maksimal melayani dan mengayomi masyarakat. 

    Listyo menyebut anggota Polri telah berjibaku menangani dan pengendalian pandemi covid-19. Yakni, memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran, mengakselerasi vaksinasi, dan memastikan protokol kesehatan (prokes) berjalan baik. 

    Selengkapnya baca di sini.

    Kabar pelatihan santri hingga kasus polisi nakal akan terus diperbarui. Klik di sini untuk mendapatkan berita terbaru dari Kanal Nasional Medcom.id.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id