Masyarakat Diminta Ikut Perangi DBD

    Nur Azizah - 07 April 2020 17:21 WIB
    Masyarakat Diminta Ikut Perangi DBD
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Masyarakat diminta ikut memerangi penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang diprediksi meningkat memasuki musim pancaroba. Publik harus terus memperhatikan kebersihan lingkungan di tengah pandemi virus korona (covid-19).

    "Mari bersama-sama kita berada di rumah bersama-sama dengan keluarga kita berantas sarang nyamuk," kata juru bicara wakil pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Selasa, 7 April 2020.

    Menurut dia, DBD sama berbahayanya dengan covid-19. DBD yang ditularkan dari gigitan nyamuk aedes aegypti memiliki angka kematian yang tinggi.

    Yuri meminta masyarakat terus menjaga pola hidup sehat dan bersih. Warga perlu mengonsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga untuk menjaga daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.

    "Harapan kita, semakin banyak keluarga yang sehat, kita yakini masyarakat semakin kuat," kata Yuri.

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sedikitnya 254 jiwa meninggal akibat DBD. Kasus ini muncul bersamaan dengan pandemi covid-19.

    Baca: Pemberantasan DBD Harus Serentak dan Massal

    Berdasarkan data Kemenkes per Sabtu, 4 April 2020, kasus DBD terbanyak ada di Jawa Barat dengan total 5.894 kasus. Nusa Tenggara Timur (NTT) di posisi kedua dengan 4.493 kasus, Lampung 3.682 kasus, Jawa Timur 3.045 kasus, dan Bali 2.173 kasus.

    Angka kematian akibat DBD tertinggi berada di NTT dengan 48 korban jiwa. Di Jawa Barat, ada 30 korban jiwa, Jawa Timur 24 korban jiwa, Jawa Tengah 16 korban jiwa, dan Lampung 16 korban jiwa. 



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id