Pemerintah Dinilai Gagal Menjamin Keselamatan Nakes

    Theofilus Ifan Sucipto - 13 Juli 2020 18:21 WIB
    Pemerintah Dinilai Gagal Menjamin Keselamatan Nakes
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menilai pemerintah gagal menjamin keselamatan tenaga kesehatan (nakes). Tercatat, 89 nakes telah gugur akibat virus korona (covid-19).

    "Artinya pemerintah gagal menjamin keselamatan hidup dari para pekerja tenaga kesehatan," kata Usman dalam diskusi virtual di Jakarta, Senin, 13 Juli 2020.

    Usman menyebut hal itu bakal berdampak lebih luas. Jumlah nakes yang berkurang membuat pelayanan kepada pasien positif covid-19 ikut menurun.

    Dia mengkritisi penanganan pemerintah selama pandemi covid-19. Usman menilai pemerintah mementingkan ekonomi ketimbang kesehatan masyarakat.

    Baca: 55 Persen Kasus Covid-19 DKI Berasal dari OTG

    Perekonomian, kata Usman, memang penting untuk tetap berjalan. Namun kesehatan masyarakat jauh lebih penting untuk mendorong perekonomian.

    "Kalau kesehatan tidak terjaga, saya kira efek ekonominya jauh lebih mahal dan tidak bisa dibayar," ujar Usman.

    Meski begitu, belum ada kata terlambat untuk memperbaiki sistem. Usman meminta pemerintah mendengarkan pakar epidemiologi dan memastikan kesehatan dan keselamatan nakes.

    "Kesehatan mental juga dijaga dan ada tunjangan yang memadai. Hal-hal ini harus dijamin negara," tegas Usman.

    Amnesty International Indonesia mencatat 89 tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia meninggal karena covid-19. Bahkan, 878 ratusan nakes terpapar virus berbahaya tersebut.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id