Nasib WNI Eks ISIS Segera Diputuskan

    Sri Yanti Nainggolan - 09 Februari 2020 04:00 WIB
    Nasib WNI Eks ISIS Segera Diputuskan
    Kamp Al-Hol di Suriah menjadi tempat tinggal keluarga dari anggota ISIS. Foto: AFP
    Jakarta: Tenaga Ahli Utama Kedeputian Komunikasi Politik Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian mengungkapkan pembahasan pemulangan 600 WNI eks ISIS di Suriah segera diputuskan. Pemerintah mengkaji berbagai pertimbangan.  

    "Pak presiden sifatnya menolak, tapi saya kira dalam waktu dekat (diputuskan) yang soal akan segera dipulangkan," kata Donny saat ditemui di Jakarta, Sabtu, 8 Februari 2020. 

    Presiden Jokowi sendiri menegaskan menolak memulangkan 600 WNI eks ISIS. Pertimbangannya, keselamatan negara dan keamanan rakyat Indonesia. Apalagi, sebagain mereka kombatan, dan terang-terangan menolak ideologi Pancasila. 

    "Tapi tentu saja, ada proses untuk memutuskan," imbuh dia. 

    Status kewarganegaraan WNI di sana pun dibahas. Termasuk apakah ISIS bisa dikategorikan sebagai sebuah negara yang memiliki sistem kewarganegaraan yang resmi. 

    "ISIS adalah suatu imajinasi tentang suatu negara," terang dia. 

    Banyak pertimbangan terkait untuk memulangkan atau tidak. Namun, sekali lagi, prioritas Jokowi adalah menjaga keamanan nasional. 

    "Jangan sampai ketika mereka kembali lalu mereka nanti akan menyebarkan paham radikal, atau melakukan hal-hal yang bertentangan dengan keamanan nasional kita," tambah dia. 


     



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id