Relawan Wajib Mendapat Jaminan Kesehatan dan Keselamatan Kerja

    Siti Yona Hukmana - 12 Mei 2020 19:43 WIB
    Relawan Wajib Mendapat Jaminan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Setiap lembaga wajib memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja kepada tenaga relawan. Itu diatur dalam hak dasar atas jaminan sosial tenaga relawan.

    "Siapa pun yang merekrut atau mempekerjakan relawan diwajibkan memberi perlindungan dan jaminan sosial. Paling tidak jaminan kematian dan kecelakaan kerja," kata Direktur Eksekutif Filantropi Indonesia, Hamid Abidin, dalam diskusi virtual bertema 'Perlindungan dan Jaminan Sosial Relawan Covid-19, Tanggung Jawab Siapa?', Selasa, 12 Mei 2020.

    Menurut Hamid, ada sejumlah tantangan dan hambatan yang dihadapi setiap lembaga dalam memberikan jaminan sosial kepada tenaga relawan. Faktor utama, karena minimnya pengetahuan dan kesadaran baik dari relawan maupun lembaga.

    "Jadi memang perlu diedukasi terus-menerus mengenai hak dan kewajiban relawan dan bagaimana pentingnya perlindungan relawan," ujar Hamid.

    Hambatan lainnya adalah keterbatasan produk asuransi kesehatan bagi relawan. Sekalipun ada, sosialisasi dan promosi terkait program perlindungan dan jaminan sosial belum optimal.

    "Itu membuat sejumlah lembaga yang merekrut tenaga relawan tidak tahu. Maka saya katakan, perlu edukasi dan sosialisasi terhadap program jaminan sosial," kata dia.

    Baca: Pasien Sembuh Covid-19 Tembus 3 Ribu Orang

    Kendala juga terjadi karena adanya keterbatasan sumber daya organisasi. Lembaga belum paham terkait cara pembayaran premi bagi tenaga relawan, sebab anggaran hanya diperuntukan bagi karyawan.

    "Ini perlu didiskusikan juga agar tidak fair mempekerjakan relawan yang sudah bekerja secara sukarela tapi untuk melindungi menjamin jaminan sosialnya tidak mampu," ujar Hamid.

    Pemerintah juga diminta andil untuk memenuhi hak relawan. Pemerintah bisa memberikan bantuan lewat insentif.

    Sebanyak 29.781 masyarakat terdaftar menjadi relawan gugus tugas percepatan penanganan covid-19. Relawan itu ada yang bagian medis dan nonmedis.

    Puluhan relawan itu dipastikan mendapat jaminan kesehatan dan kelesamatan kerja. Jaminan sosial didapatkan dari BPJS Jamsostek. Pembayaran premi para relawan itu berasal dari donasi Lembaga Filantropi Baznas, pemotongan gaji direksi dan pegawai BPJS Jamsostek, serta sumbangan dari Bank Danamon.

    Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id