Menlu Singapura Sowan ke Kediaman SBY

    Nur Azizah - 17 Juli 2019 19:38 WIB
    Menlu Singapura Sowan ke Kediaman SBY
    Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di kediaman Cikeas, Bogor, Rabu, 17 Juli 2019. FOTO: Kantor Presiden ke-6 RI
    Cikeas: Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di kediaman Cikeas, Bogor, Rabu, 17 Juli 2019 siang. Vivian menanyakan kabar serta menyampaikan bela sungkawanya atas berpulangnya Ibu Ani Yudhoyono.

    "Thank you. I'm still in the midst of healing process,” jawab SBY sembari menjabat tangan dan menepuk akrab lengan Vivian.

    SBY yang masih menata hati juga berterima kasih kepada pemerintahan Singapura. Ia menyebut Singapura melalui National University Hospital (NUH) Singapura melayani Ani dengan baik.

    “NUH had given their best, yet the cancer was too malignant,” ucap SBY yang didampingi Direktur Eksekutif The Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

    Vivian mengungkapkan ia juga memiliki kenangan indah tentang Ibu Ani. Vivan mengaku akan terus mendukung SBY. Ia bahkan menyebut Ani sosok inspiratif.

    "We are truly inspired by Ibu Ani,” terang Vivian.

    Dalam pertemuan sekitar satu jam tersebut, Vivian bersama SBY dan AHY juga membahas hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura. Menurut SBY, kerja sama RI dan Singapura sudah berada pada jalur yang benar.

    Ia juga yakin bahwa Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong akan dapat memperkuat hubungan Indonesia dan Singapura melalui agenda dan inisiatif baru/ Tak hanya itu, kerja sama bilateral antara kedua negara khususnya di bidang infrastruktur, SDM, dan investasi diharpkan meningkat sesuai dengan visi Presiden yang baru saja disampaikan beberapa hari lalu.

    Masyarakat Harus Berpartisipasi

    Di pertemuan itu, AHY turut mengingatkan agar masyarakat Indonesia ikut berpartisipasi membangun bangsa. Apalagi, Indonesia akan mengalami puncak demografi menuju tahun 2030. Menurutnya, ini merupakan aset dan kesempatan yang sangat berharga.

    Dengan demikian, penting untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas sumber daya manusia guna meningkatkan produktivitas dan membawa kemajuan serta kesejahteraan bangsa. Lebih lanjut, AHY menekankan bahwa perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam kemajuan sebuah negara dan harus dimanfaatkan secara adaptif khususnya oleh generasi muda.

    "Dengan demikian, kita akan dapat fokus memacu pertumbuhan ekonomi dan menghindari apa yang kerap dikhawatirkan sebagai the middle income trap ,” pungkas AHY.

    Pada pertemuan tersebut, Vivian Balakrishnan didampingi Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Nayar, Direktur Jenderal Asia Tenggara Ian Mak, DCM Kedutaan Besar Singapura Jonathan Han, Special Assistant to Minister Karen Lee, Direktur Deputi Asia Tenggara Gavin Ang, dan SA-designate Timothy Seow.

    Sementara SBY juga didampingi Personal Staff to President SBY Ossy Dermawan dan Kombes Pol Hendra Gunawan, Chief of Operations The Yudhoyono Institute Ronny Hutahayan, Director The Yudhoyono Institute Mira Permatasari, dan Chief Operating Officer AHY Command Centre Jovan Latuconsina.



    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id