Menag: Vaksin Covid-19 Bebas Najis dan Babi

    Nur Azizah - 12 Januari 2021 14:24 WIB
    Menag: Vaksin Covid-19 Bebas Najis dan Babi
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat tidak ragu disuntik vaksin covid-19. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa halal dan suci untuk vaksin buatan Sinovac, Tiongkok itu. 
     
    "Sudah ada fatwa halal dan suci dari MUI yang hasilnya, pertama vaksin ini tidak memanfaatkan inti hewan babi atau bahan yang tercemar babi dan turunannya," tegas Yaqut di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 12 Januari 2021.

    Baca: Menag: Kehadiran Vaksin Covid-19 Bukti Kecintaan Negara kepada Rakyat

    Vaksin juga tidak memanfaatkan bagian tubuh manusia. Kemudian, vaksin tidak bersentuhan dengan najis mutawasitah seperti darah manusia, minuman keras, kotoran hewan yang haram dimakan, bangkai hewan kecuali bangkai ikan, dan belalang. 
     
    "Seluruh proses menggunakan fasilitas produksi yang suci dan hanya digunakan untuk produk vaksin covid-19," ujar dia. 

    Baca: Satgas: Vaksinasi Harus Paralel dengan Disiplin Protokol Kesehatan
     
    Vaksin covid-19, terang Yaqut, boleh digunakan seluruh umat Islam. Sebab, keamanan dan kehalalannya sudah dijamin oleh ahli yang kredibel dan kompeten.
     
    "Karena itu, saya meminta seluruh umat beragama seluruh umat beragama jangan ragu mengikuti vaksinasi apabila nanti gilirannya sudah tiba," pinta Yaqut. 
     
    Progam vaksinasi akan dimulai besok, 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi orang pertama yang disuntikan vaksin. Proses ini bakal disiarkan langsung.

    (OJE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id