Indonesia Diminta Tak Emosi Hadapi Tiongkok

    Candra Yuri Nuralam - 13 Januari 2020 15:26 WIB
    Indonesia Diminta Tak Emosi Hadapi Tiongkok
    Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Laksamana Muda (Purn) TNI Soleman B Ponto. Foto: Medcom/Candra
    Jakarta: Indonesia diminta tidak emosi menangani Tiongkok di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di Natuna. Sebab, dugaan pencurian ikan belum terbukti.

    "Tidak ada fakta penangkapan ikan, adanya kehadiran nelayan dikawal penjaga laut dan pantai Tiongkok, itu saja," kata Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Laksamana Muda (Purn) TNI Soleman B Ponto saat berbincang dengan Medcom.id di kantornya, Pejaten, Jakarta Selatan, Senin 13 Januari 2020.

    Soleman tidak setuju dengan sikap Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang mengusir kapal Tiongkok masuk Indonesia. Menurutnya, hal tersebut melanggar peraturan ZEE yang berlaku.

    "Itu hak dia untuk hadir di sana (ZEE), itu (perkataan Bakamla) yang membuat situasi panas," ujar Soleman.

    Menurut dia, pernyataan Bakamla hanya memperkeruh situasi. Apalagi, kata Soleman, Bakamla sudah mengajukan pengadaan senjata ke DPR untuk melakukan penjagaan di Natuna.

    Soleman takut Bakamla salah ambil langkah karena tersulut emosi. Dia takut Bakamla menembak kapal Tiongkok yang lewat di perairan ZEE Natuna.

    "Ingat kasus salah tembak di Iran dan Irak hanya karena panas? Kita bisa saja seperti itu kalau terlalu panas," tutur Soleman.

    Menurut dia, Indonesia malu jika hal itu terjadi. Selain itu, Indonesia bisa disalahkan oleh dunia jika salah ambil tindakan.

    Soleman mengatakan penembakan dan peperangan di Natuna justru merugikan Indonesia. Pasalnya, keanekaragaman hayati di ZEE Natuna sangat menggiurkan bagi ekonomi di Indonesia.

    "Kalau ada perang, ada kerusakan di dalam laut kita, rugi kita. Tidak akan ada eksplorasi, tidak ada penjualan ikan, rugi kita," ujar Soleman.

    Dia sendiri setuju dengan sikap yang diambil Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Prabowo lebih memilih mengedepankan diplomasi.

    "Itu bagus (yang dilakukan Prabowo) kita cool saja, sudah benar itu, memang tidak ada yang harus dipanaskan di Natuna," ucapnya.
     




    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id