Pedagang Pasar Senen Emoh Direlokasi

    Fachri Audhia Hafiez - 02 Desember 2019 06:09 WIB
    Pedagang Pasar Senen Emoh Direlokasi
    Suasana pedagang pakaian bekas di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat. - Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Pedagang pakaian bekas yang berada di samping fly over Jalan Stasiun Senen, Jakarta Pusat enggan direlokasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Alasannya, takut barang dagangan mereka tak laku saat di pindahkan ke lokasi yang baru.

    "Karena memang segmen pakaian bekas, orang-orang tahunya cuma di Pasar Senen ini. Kalau pindah otomatis gulung tikar. Kalau dipindahkan ya pedagang disini menolak," kata Ketua Asosiasi Pedagang Jakarta Raya-Pasar Senen ditemui Medcom.id di lokasi, Minggu, 1 Desember 2019.

    Sebanyak 138 pedagang memenuhi badan jalan hingga membuat kemacetan. Ditambah banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan. Pedagang dan pembeli semakin sesak saat sore hingga malam hari.

    "Karena di sini ramainya, Jumat, Sabtu, Minggu sore," ujar Dahlan.

    Dahlan menjelaskan ia bersama para pedagang merupakan korban kebakaran Pasar Senen yang terjadi pada 2017. Mereka menjajakan dagangannya di pinggir jalan lantaran tak lagi memiliki lahan.

    Pedagang meminta direlokasi ke Blok 3 Pasar Senen. Namun selama tiga tahun tak ada kejelasan permohonan pedagang itu dari Pemprov DKI.

    "Kita sudah komunikasi ke Pemprov, saya juga sudah ke pak Sandiaga Uno waktu masih jadi wakil gubernur. Sampai ketemu pak Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) terus diserahkan ke stafnya pak Alvin, sudah enggak ada lanjutannya," ujar Dahlan yang juga berdagang pakaian bekas.

    Dahlan menjelaskan, para pedagang diberi dua pilihan relokasi, antara Pasar Kenari dan Pasar Baru. Dahlan mengklaim, beberapa pedagang sempat mencicipi berdagang di kedua lokasi namun jarang pembeli.

    "Kami orang Senen, mintanya ditempatkan di sini saja. Karena mata pencaharian kami di sini," ujar Dahlan.

    Dahlan mengaku tak gentar bila harus direlokasi paksa. Pedagang bakal bertahan.

    Pantauan Medcom.id, beberapa tulisan penolakan relokasi juga menghiasi sisi lapak pedagang. Selain itu, para pedagang berencana menggelar aksi ke Balai Kota DKI. Rencana ini sekaligus bentuk protes berkaitan dengan permohonan relokasi ke Blok 3 yang tak kunjung diindahkan Pemprov.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id