Menkes: Soal Korona, Ini Perang Saya

    Mohammad Adam - 03 Februari 2020 22:34 WIB
    Menkes: Soal Korona, Ini Perang Saya
    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (FOTO:Antara/Hafidz Mubarak A)
    Jakarta: Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto menyatakan bahwa ada tiga hal yang perlu dihindari dalam menyikapi masalah penyakit Korona. Ini penting untuk dipahami demi Indonesia tidak mengalami kemerosotan indikator ekonomi. Antara lain ditunjukkan dengan bursa saham yang anjlok dan penurunan kegiatan bisnis seperti yang terjadi di Tiongkok.

    Baca: Wabah Korona Hambat Aktivitas Bisnis di Tiongkok

    Dalam perbincangan dengan medcom.id pada Senin malam 3 Februari 2020 di Kompleks Media Group, Jakarta, Terawan menjelaskan ketiga hal tersebut.

    Pertama, kesalahan dalam membaca permasalahan. Terawan memaparkan situasi ini bisa terjadi apabila pemerintah dan masyarakat Indonesia mendapatkan banyak tekanan dalam memahami peristiwa virus Korona yang mewabah di Tiongkok.

    "Itu bisa teradi karena konflik kepentingan dan sebagainya, membuat kita salah mengambil keputusan," ujar Terawan.

    Kedua, informasi yang tidak benar. Dalam hal ini, Terawan berharap pemberitaan media massa dan aktivitas warganet di media sosial dapat menyebarkan informasi yang lebih bijak agar tidak malah menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

    "Kalau informasi asimetris, palsu, hoaks yang menghajar kita terus ya lama-lama kita juga bisa salah lagi mengambil keputusan," katanya.

    Ketiga, penganggaran yang tidak efisien. Ini terkait dampak dari kesalahan mengambil keputusan berdasarkan dua hal sebelumnya. 

    "Jadi, mengambil langkah dan keputusannya salah terus untuk apa yang mau dibeli, apa yang mau dianggarkan, baik itu secara pribadi maupun negara. Dampaknya apa? Ya ekonomi babak belur," paparnya.

    Baca: Virus Korona Diprediksi Rugikan Tiongkok USD62 Miliar

    Lebih jauh, Terawan pun menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah siap menghadapi permasalahan Korona ini. Antara lain dengan mendapatkan hasil penelitian mengenai penyakit Korona serta langkah-langkah antisipatif penyebarannya di Indonesia. 

    Apalagi, WHO telah menerbitkan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) berkaitan dengan penyakit Korona. Menurut Terawan, PHEIC ini amat membantu pemerintah Indonesia dalam menghadapi masalah Korona.

    "Sekarang makin yakin dengan apa yang kita kerjakan. Dan dengan adanya Public Health Emergency of International Comcern ini membuat kita lebih confident," kata Terawan.

    Terawan pun menyatakan bahwa melawan penyakit Korona ini boleh dibilang sebagai suatu peperangan di dunia kesehatan. Sebagai orang yang punya pengalaman panjang di bidang medis, Terawan mengetahui bahwa ia mampu menghadapi permasalahan ini.

    "Ini perang saya. Masa saya tidak tahu apa yang saya hadapi," kata dia.

    Meski belum ada obatnya, namun penyakit ini bisa ditangkal dengan menjaga kondisi kesehatan tubuh masyarakat tetap prima. Olah raga rutin, menjaga pola makan teratur, dan menghindari stress merupakan cara ampuh memelihara kondisi imunitas tubuh tetap tinggi demi mencegah penularan penyakit tersebut.

    "Perang saya di bidang medis ini hanya semacam istilah saja. Tapi, ini sebenarnya adalah suatu semangat untuk mengatasi sehingga kita bisa berbahagia kalau melihat orang tidak jadi sakit maupun sembuh dari penyakit," tandasnya.



    (ADM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id