DKI Akan Sambut Hangat Peserta Observasi dari Natuna

    Sri Yanti Nainggolan - 14 Februari 2020 19:53 WIB
    DKI Akan Sambut Hangat Peserta Observasi dari Natuna
    Sejumlah WNI beraktivitas di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, saat masa observasi pascaevakuasi dari Wuhan, Tiongkok, Selasa, 4 Februari 2020. Foto: Antara/M Risyal Hidayat
    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI siap menerima peserta observasi virus korona di Pulau Natuna, Kepulauan Riau. Kondisi mereka akan terus dimonitor.

    "Yang jelas Pemprov DKI Jakarta menyambut gembira warganya, saudaranya sudah selamat dari ancaman virus korona," kata Sekretaris Daerah DKI Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 14 Februari 2020. 

    Saefullah bangga dengan 238 warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Tiongkok, yang bisa keluar dalam keadaan sehat. Dalam dua minggu observasi, kondisi mereka juga masih prima.

    "Berarti betul-betul kuat ya imun mereka," imbuh eks Wali Kota Jakarta Pusat itu.

    Menurut dia, Dinas Kesehatan akan memantau 12 warga DKI yang pulang dari Natuna. Tiap orang akan diawasi satu petugas. 

    "Jadi kalau dalam sepak bola namanya one man one making," ia mengumpamakan. 

    Saefullah yakin warga Jakarta tidak akan paranoid dengan kepulangan peserta observasi. Pasalnya, masyarakat telah mendapat edukasi dari berbagai media. 

    WNI yang diobservasi di Natuna diterbangkan ke Jakarta, Sabtu, 15 Februari 2020. Dari sana, mereka akan dikembalikan ke daerah masing-masing.

    "Saya akan ke sana besok pagi, ikut menyiapkan, melepaskan mereka, bagaimana nanti kita bisa melihat haru birunya mereka bahagia. Melihat orang berbahagia kan kita ikut bahagia, apalagi keluarga yang nanti menerimanya" kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

    DKI Akan Sambut Hangat Peserta Observasi dari Natuna
    Sekretaris Daerah DKI Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 14 Februari 2020. Foto: Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan

    Pemerintah memulangkan 238 WNI dari Wuhan, Hubei, Tiongkok, setelah organisasi kesehatan dunia (WHO) menetapkan COVID-19 (virus korona) darurat kesehatan internasional. Wuhan menjadi tempat muncul pertama kali virus itu.
     
    Ke-238 orang menjalani observasi selama 14 hari di Natuna, sejak Minggu, 2 Februari 2020. Hal ini dilakukan untuk memastikan mereka tak terjangkit virus korona.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id