Pembebasan WNI Sandera Abu Sayyaf Tanpa Tebusan

    Whisnu Mardiansyah - 16 Januari 2019 14:57 WIB
    Pembebasan WNI Sandera Abu Sayyaf Tanpa Tebusan
    Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhamad Iqbal - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
    Jakarta: Satu warga negara Indonesia (WNI) bernama Samsul Saguni berhasil dibebaskan setelah disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf. Kementerian Luar Negeri menegaskan pembebasan tanpa mengeluarkan uang tebusan. 

    "Kita tidak ingin bernegosiasi dengan kelompok kriminal. Dan tidak ingin menyelesaikan masalah seperti ini dengan tebusan. Yang jelas pemerintah tidak memberikan tebusan apa pun," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhamad Iqbal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Januari 2019.

    Lalu enggan membeberkan proses negosiasi antara pemerintah dengan kelompok Abu Sayyaf. Negosiasi melibatkan proses semiintelijen. 

    (Baca juga: Malaysia Tak Andil dalam Pembebasan Sandera WNI di Filipina)

    "Kita enggak bisa sampaikan ke publik. Intinya adalah pemerintah terus melakukan upaya dalam rangka membebaskan setiap sandera yang ada di Filipina Selatan maupun yang ada di belahan dunia lainnya," tegas dia. 

    Bebasnya Samsul Saguni menjadi perhatian warganet di media sosial. Samsul dikabarkan sudah dibebaskan kelompok Abu Sayyaf di Jolo pada Selasa, 15 Januari 2019.

    Menurut media-media di Filipina, Samsul diculik dari perairan Semporna pada 11 September 2018. Samsul sudah diserahkan kepada pihak berwenang Filipina pada Selasa, 15 Januari 2019 pukul 16.30 waktu setempat.

    (Baca juga: Sempat Beredar Video Disandera, WNI di Filipina Dikabarkan Bebas)
     

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id