Pemerintah Berwenang dalam Perubahan Status KKB

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 22 Maret 2019 22:42 WIB
    Pemerintah Berwenang dalam Perubahan Status KKB
    Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi -- Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan,
    Jakarta: Perubahan status Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi sparatis dinilai menjadi kewenangan pemerintah pusat. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi mengungkapkan pihaknya siap menerima tugas. 

    “Mabes TNI hanya melaksanakan apapun statusnya. Operasi masih dilakukan jadi kalau ada perubahan status perbedaan status cara operasinya berbeda sedikit,” kata Kapuspen TNI, Mayjen Sisriadi, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 22 Maret 2019.

    Sisriadi menuturkan adanya perubahan status akan mengubah pula rantai komando termasuk penanganan di lapangan. Saat ini, keterlibatan TNI hanya menjadi personel bantuan Polri. 

    "Kalau statusnya berubah, komandonya yang akan berubah. Apapun statusnya saat ini masih sipil, jadi info KKB masih berlaku. Kami TNI yang backup Polri, membantu Polri menangkap (anggota KKB) yang hidup atau meninggal,” ujarnya.

    Sisriadi mengungkapkan pemerintah pusat pasti mempertimbangkan dengan baik sebelum status KKB diubah menjadi kelompok separatis. Jangan sampai kebijakan yang dijalankan membawa dampak negatif di kemudian hari. 

    “Saya kira pemerintah punya pertimbangan lain, pertimbangan ekonomi, politik, hubungan luar negeri dan sebagainya, TNI hanya taktis dan teknis,” kata Sisriadi.

    Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KPS) Moeldoko menginginkan agar status KKB diganti menjadi separatis. Ia mengatakan hal itu karena khawatir banyak prajurit dari TNI-Polri yang tewas karena gerakan KKB di Papua.




    (BOW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id