Surabaya Black Hat Raup Rp200 Juta dalam Setahun

Deny Irwanto - 13 Maret 2018 20:48 wib
Kejahatan siber. Foto: Medcom.id/Rizal.
Kejahatan siber. Foto: Medcom.id/Rizal.

Jakarta: KPS, 21; NA, 21; dan ATP,  21 yang tergabung dalam Komunitas Surabaya Black Hat (SBH) sudah meraup Rp200 juta selama meretas 600 website. Fulus dalam bentuk Paypal dan Bitcoin itu mereka dapat dalam setahun.

"Tadi Rp50 juta sampai Rp 200 juta. Tapi, masih terus kita lakukan penyelidikan ya. Tidak berhenti di angka itu," kata Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 13 Maret 2018.

Roberto menjelaskan para pelaku mendapat uang dari hasil perbaikan website yang telah diretas. Setelah berhasil membobol sistem, mereka menawarkan perbaikan. Apabila ditolak, sistem akan langsung dirusak.

"Ini kan hampir tiap-tiap orang 600 website. Bukan website aja tapi sistem IT," jelas Roberto.

Baca: Surabaya Black Hat Bobol Website di 44 Negara

SBH membobol website dari 44 negara, baik dalam dan luar negeri. Mereka merusak database menggunakan metode SQL injection.

Roberto mengungkapkan laporan pertama masuk dari New York, Amerika Serikat. Otoritas setempat mengabarkan puluhan sistem berbagai negara telah dirusak. 

Setelah ditelusuri, perusak sistem menggunakan IP Address berlokasi di Surabaya. Usai dilakukan penyelidikan, tiga tersangka ditangkap.


(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.