Primetalk

    Frustrasi Susah Mengakses Telemedicine, Berikut Penjelasan Menkes

    MetroTV - 06 Juli 2021 21:18 WIB
    Frustrasi Susah Mengakses Telemedicine, Berikut Penjelasan Menkes
    Tangkapan layar Metro TV



    Jakarta: Hari ini layanan telemedicine dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diluncurkan. Namun, implementasinya masih banyak kekurangan. Banyak masyarakat yang ingin mengakses kesulitan untuk bisa mendapat layanan daring ini.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui aplikasi tersebut belum sepenuhnya sempurna. "Memang aplikasi ini belum sempurna," kata Budi dalam program Primetalk di Metro TV, Selasa, 6 Juli 2021. 

     



    Dia menjelaskan bahwa alur untuk mendapatkan layanan konsultasi dan obat gratis ini dimulai dari pemeriksaan lab yang sudah terafiliasi dengan Kemenkes.

    "Pasien datang ke lab tersebut. Setelah terkonfirmasi positif, nanti akan dapat pesan WA (Whatsapp). WA-nya itu sudah ada link-nya. Juga sudah ada kodenya. Baru bisa ke Halodoc, Alodoc, atau platform lainnya untuk konsultasi," jelas Budi.

    Dia juga menambahkan, nantinya setelah konsultasi, saat pasien hendak mengeklaim obat, akan diberikan kode yang sudah dikirim sebelumnya. Dengan begitu, obat dapat diambil atau dikirim secara gratis.

    Budi mengakui untuk saat ini pasien masih belum bisa untuk langsung mencari dari aplikasi. Karena, butuh verifikasi terlebih dahulu dari lab.

    Budi juga menyoroti agar pihak Lab untuk segera memasukkan data pasien tersebut ke portal atau database dari Kemenkes. Sehingga, nantinya pasien tersebut dapat menikmati fasilitas gratis ini.

    "Dicek sudah masuk belum ke portalnya Kemenkes. Begitu masuk portal Kemenkes, segala macam layanan bisa mereka akses," ujarnya.

    Baru-baru ini layanan ekspedisi juga ikut ambil bagian untuk menyukseskan program telemedicine dengan memberikan layanan antarobat gratis.

    "Untuk pengirimannya kita juga dibantu oleh Sicepat. Jadi, ini bukan hanya menjadi program pemerintah, tapi sudah menjadi gerakan seluruh komponen bangsa," ujarnya. (Nuansa Islami)

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id