3.508 Warga Binaan Rutan dan Lapas Salamba Divaksinasi Covid - 19

    Christian - 02 Agustus 2021 10:59 WIB
    3.508 Warga Binaan Rutan dan Lapas Salamba Divaksinasi Covid - 19
    Warga binaan menjalani vaksinasi covid-19. Medcom.id/Christian



    Jakarta: Sebanyak 3.508 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 A Salemba dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba Kelas II A bakal menerima vaksinasi covid-19. Kegiatan vaksinasi digelar pada 2-4 Agustus 2021.

    Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Salemba Kelas I A, Yohanis Varianto, mengatakan total warga binaan sebanyak 3.247. Namun, hanya 2.413 warga binaan yang menerima vaksin.

     



    "Yang tidak dapat tervaksin karena tidak ada Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebanyak 834 warga binaan," ucap Yohanis di sela vaksinasi, Rutan Salemba Kelas 1 A, Jakarta Pusat, Senin, 2 Agustus 2021.

    Sementara itu, Kalapas Salemba, Yosafat Rizanto, menuturkan warga binaan di tempatnya mencapai 1.698 orang. Namun, hanya 1.095 warga binaan yang bakal divaksin.

    (Baca: Anies Targetkan 3 Juta Warga DKI Divaksinasi dalam 2 Pekan)

    "Kalau di kami ada 603 yang tidak divaksin dikarenakan masalah NIK. Ada 399 warga binaan punya NIK tapi saat dicek invalid di Dinas Kependudukan. Kalau 204 memang tidak ada NIK," beber dia.

    Salah satu warga binaan Rutan Salemba, Kamaludin, senang bisa mendapat vaksin. Dia mendukung program vaksinasi agar warga binaan terlindung.

    "Saya memang sudah niat mau vaksin biar bisa ada daya tahan tubuh terhadap covid-19," ucap dia.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id