Serangan di Yahukimo Aksi Spontan

    Ilham Pratama Putra - 04 September 2019 17:25 WIB
    Serangan di Yahukimo Aksi Spontan
    Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
    Jakarta: Penyerangan orang tidak dikenal (OTK) di Kabupaten Yakuhimo, Papua, dianggap aksi spontan. Serangan yang menyasar kepada pendulang emas tak terorganisasi.

    "Itu (serangan) dilakukan secara tiba-tiba," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), Jakarta Selatan, Rabu, 4 September 2019.

    Menurut dia, para pekerja tambang diserang dengan berbagai jenis senjata tajam, seperti parang hingga anak panah. Serangan ini menyebabkan lima pekerja tewas. Sementara itu, 74 orang berhasil diselamatkan dari dalam hutan.

    "Sebanyak 74 ini baru bisa diminta keterangan untuk detailnya nanti," kata Dedi.

    Mabes Polri meyakini masih ada pekerja lainnya yang terjebak di hutan. Untuk itu, polisi masih fokus pada evakuasi pekerja. "TNI-Polri langsung menuju ke TKP (tempat kejadian perkara)," ujar dia.

    Kendala saat ini ialah akses lokasi yang sulit dijangkau. "Mau keluar harus melalui Kabupaten Boven Digoel, Kampung Distrik Gustrik, itu dikuasai juga sama kelompok penyerang," ujar Dedi.
     
    Kapolda Papua Irjen Rudolf Albert Rodja membenarkan ada penganiayaan dan pembunuhan pendulang emas di Yahukimo, Minggu, 1 September 2019. Namun, belum diketahui berapa jumlah hingga nasib para pendulang emas di lokasi. 

    Menurut dia, lokasi pendulangan emas berada di perbatasan jauh dari ibu kota Yahukimo, Dekai. Rodja telah memerintahkan Polres Yahukimo dan Polres Asmat mengirim tim mengecek lokasi.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id