Hujan Buatan Guyur Wilayah Terdampak Kabut Asap

    Fachri Audhia Hafiez - 24 September 2019 16:57 WIB
    Hujan Buatan Guyur Wilayah Terdampak Kabut Asap
    Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT Tri Handoko Seto. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berhasil menerapkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan. Program tersebut guna menangani perkara kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    "Hasilnya dalam beberapa terakhir seperti di Kalimantan Barat sudah terjadi hujan dengan intensitas yang cukup merata dan siginifikan. Kita besaran angka hujannya itu sekitar 70 juta meter kubik," kata Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT Tri Handoko Seto di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, 24 September 2019.

    Hujan buatan sebesar 15 juta meter kubik juga mengguyur kawasan Kalimantan Tengah. Namun, jumlah tersebut belum mampu meredam kepekatan asap secara signifikan.

    Sementara itu, hujan buatan di Riau berhasil turun hingga angka 30 juta meter kubik. Seto optimistis modifikasi cuaca itu mampu menurunkan hujan dengan angka yang jauh lebih besar.

    "Harapan kami perkirakan kami sampai akhir bulan akan terjadi pengurangan kepekatan asap yang cukup siginifikan di Sumatera dan Kalimantan seperti itu," ujar Seto.

    Hujan buatan ini merupakan proses menaburi awan dengan garam. Proses ini dikenal dengan penyemaian awan. Cara ini dinilai mampu membuat awan matang dan menurunkan hujan.

    "Bibit awan sudah mulai banyak. Kita mulai upaya dengan garam, itu juga membantu proses penyembuhan awan. Potensi yang ada semoga bisa segera selesai (penanganan kabut asap)," ujar Seto.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id