TNI Perketat Penjagaan di Nduga

    Ilham Pratama Putra - 10 Maret 2019 09:21 WIB
    TNI Perketat Penjagaan di Nduga
    Sejumlah anggota TNI Angkatan Darat mengikuti apel pemberangkatan Satgas ke Papua di Pelabuhan Sukarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan. Foto: ANTARA/ Abriawan Abhe.
    Jakarta: Pasukan TNI menjaga ketat Kabupaten Nduga, Papua. Penjagaan ini dilakukan pasca tewasnya tiga prajurit dalam serangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Kamis 7 Maret 2019.

    Kepala Penerangan Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, pengamanan akan terus dilakukan. Hal tersebut merupakan upaya TNI untuk memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.

    "Sampai saat ini situasi kondusif. Mengenai pengamanan, kami akan tetap melakukan upaya penegakan hukum," kata Aidi saat dikonfirmasi Media Indonesia, di Jakarta, Minggu, 10 Maret 2019.

    Aidi mengungkapkan saat ini pihaknya masih mengejar pelaku penembakan. Diduga pelaku masih bersembunyi di dalam hutan.

    "Tentu kita tetap mengejar para pelaku. Ada kendala lantaran 32 distrik di Kabupaten Nduga sulit dijangkau dengan angkutan darat. Tapi upaya terus kita lakukan," katanya.

    Penambahan personil TNI pun dilakukan. Penambahan sebanyak 600 personil TNI ini, akan membantu pengamanan dan juga melindungi pekerja proyek jembatan jalur Trans-Papua. 

    "Kemarin juga kita melaksanakan proses embarkasi. Ada 600 prajurit tiba dari Makassar ke Timika. Pasukan itu akan didorong untuk mengamankan dan mengerjakan 21 titik jembatan,” jelasnya.

    Diketahui, tiga prajurit yang gugur pada Kamis malam itu, yakni Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin, dan Serda Siswanto Bayu Aji. Selain itu, selama pembangunan proyek Trans Papua setidaknya 26 orang tewas ditembak oleh KKB. 

    Diantaranya tiga pekerja pada Maret 2016, dua pekerja pada September 2016, satu pekerja pada Desember 2017 serta 19 pekerja dan seorang anggota TNI juga menjadi korban KKB pada Desember 2018. Saat ini 30 persen wilayah Nduga masih dikuasi oleh KKB.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id