• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Status Buron Napi Kabur di Sulteng Belum Diterbitkan

Lukman Diah Sari - 11 Oktober 2018 22:13 wib
Warga binaan memasak air di sekitar lokasi reruntuhan dinding
Warga binaan memasak air di sekitar lokasi reruntuhan dinding Lapas Kelas II A Palu, di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10).

Jakarta: Sebanyak 1.263 warga binaan dari Lapas Palu dan Lapas Donggala yang kabur saat bencana di Sulawesi Tengah masih belum kembali. Namun, hingga kini pihak lapas hanya sekadar mengimbau narapidana untuk kembali.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas bila imbauan dari pihak lapas dihiraukan. "Maka akan dikeluarkan DPO (daftar pencarian orang)," kata Dedi, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 11 Oktober 2018. 

Dedi mengatakan, hingga kini status DPO belum diterbitkan. Lantaran yang berkompeten mengeluarkan status DPO narapida hanya kepala lapas. 

"Polisi hanya membantu untuk mencari warga binaan," ucapnya. 

Data terakhir pada 9 Oktober 2018, jumlah warga binaan Lapas Palu sebanyak 561 narapidana sebelum bencana. Kini, yang masih kabur 534 orang, sementara yang telah melapor sebanyak 27 orang. 

Selanjutnya, di Rutan Maesa, Palu, jumlah narapidana sebelumnya 465 orang. Kemudian, yang masih kabur 333 orang, sementara yang telah melapor 132 orang. 

Baca: 1.263 Napi di Sulteng Masih Kabur

Sementara itu, di Lapas Donggala terdapat 342 narapidana. Namun, 293 masih kabur, dan 49 lainnya telah melapor. 

"Lapas Parigi jumlah napi 380, melarikan diri 76 orang. Sampai saat ini 76 napi belum kembali," tandasnya. 


(DMR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.