Keluarga Dukung Rencana Pembangunan Monumen Korban Lion Air

    Candra Yuri Nuralam - 27 Februari 2019 01:14 WIB
    Keluarga Dukung Rencana Pembangunan Monumen Korban Lion Air
    Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, Abdul Rahman. Medcom.id/ Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Wacana pembangunan monumen korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 mendapat respon positif dari keluarga korban. Monumen itu bisa menjadi makam untuk para korban yang tidak bisa ditemukan.

    "Saya setuju. Setidaknya setahun sekali bisa ziarah kesana sama keluarga meskipun tidak ditemukan," kata keluarga korban, Abdul Rahman kepada Medcom.id, Selasa 26 Februari 2019.

    Abdul menambahkan, rencananya di samping monumen itu akan dibangun sebuah mushola kecil untuk beribadah. Hal ini sangat disetujui olehnya jika benar dilakukan.

    Abdul berharap wacana pembangunan ini bisa dilangsungkan. Namun, kata dia, semua biaya harus ditanggung oleh pihak Lion Air.

    "Kalau kita patungan kan sama saja merepotkan korban," ujar Abdul.

    Lebih lanjut, Abdul sebenarnya lebih menginginkan penemuan jenazah anaknya ketimbang pembangunan monumen. Dia ingin anaknya dimakamkan di kampung halamannya.

    "Walaupun cuma jari pun saya bawa ke Palembang untuk dimakamkan dengan layak. Biar lebih dekat sama keluarga," tutur Abdul.

    Kepolisian telah mengumumkan sebanyak 64 orang korban jatuhnya pesawat Lion Air Jt-610 tidak bisa dilanjutkan dan dipastikan meninggal. Sebanyak tujuh kilogram potongan tubuh yang tersisapun sudah sulit untuk dikenali.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id