Jokowi Sampaikan Duka Mendalam Atas Bencana di NTT dan NTB

    Kautsar Widya Prabowo - 05 April 2021 12:15 WIB
    Jokowi Sampaikan Duka Mendalam Atas Bencana di NTT dan NTB
    Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu, 23 September 2020. Foto: Antara/Setpres/Lukas



    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa duka mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Bencana itu dipicu cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari belakangan. 

    "Saya juga memahami kesedihan yang dialami saudara-saudara kita akibat dampak yang ditimbulkan dari bencana ini," ujar Jokowi dalam keterangan pers secara virtual, Senin, 5 April 2021. 






    Jokowi telah memerintahkan jajarannya mengambil langkah cepat mengatasi bencana ini. Instruksi tersebut telah disampaikan kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Munardo dan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Muda Henri Alfiandi.

    Baca: Jokowi Ingatkan Masyarakat Perhatikan Peringatan Dini BMKG

    Perintah serupa juga disampaikan kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakayat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

    "Saya minta agar penanganan bencana dapat dilaksanakan dengan cepat dan baik, seperti bantuan pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik, dan kebutuhan dasar bagi para pengungsi beserta juga perbaikan infrastruktur," jelas Kepala Negara.

    Banjir bandang melanda Kabupaten Flores Timur, NTT, pada Minggu dini hari, 4 April 2021. BNPB melaporkan 55 orang meninggal dan 40 orang hilang akibat banjir tersebut. Sebanyak 24 orang dilaporkan hilang di Flores Timur dan 16 di Lembata. 

    "Sebanyak 44 orang meninggal di Flores Timur dan 11 lainnya di Lembata," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, melalui keterangan tertulisnya, Senin, 5 April 2021. 

    BNPB juga menerima laporan bencana di Kabupaten Malaka Tengah dan Ngada, NTT. Angin kencang terjadi di dua kecamatan di Kabupaten Ngada. Desa terdampak ada di Kelurahan Kisantara, Lebijaga, Bajawa, Tanalodu (Kecamatan Bajawa), dan Kelurahan (Riung). 
     
    Selain itu, bencana melanda Kota Kupang, NTT. Angin kencang, longsor, banjir rob, dan gelombang pasang muncul di kota itu. Sebanyak 743 keluarga atau 2.190 warga terdampak cuaca ekstrem tersebut. Sebanyak 10 rumah warga rusak sedang dan 15 titik akses jalan tertutup pohon tumbang. 


    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id