Penerima Vaksin Dosis Pertama Bertambah 140.226

    Nur Azizah - 11 Mei 2021 21:59 WIB
    Penerima Vaksin Dosis Pertama Bertambah 140.226
    Seorang tenaga kesehatan (nakes) menjalani vaksinasi di RSUD Cibabat, Kota Cimahi, Jumat, 15 Januari 2021. Foto: MI/Depi Gunawan



    Jakarta: Penerima vaksin covid-19 dosis pertama telah mencapai 13.615.313 orang. Ada penambahan 140.226 orang dalam 24 jam terakhir.

    Sementara itu, target vaksinasi nasional mencapainya 181 juta orang. Jumlah ini setara dengan 70 persen penduduk Indonesia. 

     



    "Adapun jumlah penerima vaksinasi dosis kedua mencapai 8.870.424," seperti dikutip dari data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Jakarta, Selasa, 11 Mei 2021.

    Penerima dosis kedua bertambah 115.168 orang dari hari sebelumya. Pemerintah menargetkan memberikan vaksin kepada 40.349.051 orang hingga Juni 2021.

    Target ini pernah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam memperingati satu tahun pandemi covid-19. Untuk mencapai target tersebut, Jokowi berharap dalam sehari, sejuta orang divaksinasi. 

    Baca: Komnas KIPI Hingga Kemenkes Diminta Selidiki Kematian Pemuda Usai Suntik Vaksin

    Vaksinasi diperlukan agar kekebalan kelompok atau herd immunity cepat terwujud. Namun, sudah lebih dari empat bulan vaksinasi berlangsung, target sehari sejuta orang disuntik belum terwujud.

    Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan target ini belum terpenuhi lantaran terkendala fasilitas kesehatan. Kendala lainnya terkait belum sempurnanya sistem informasi data untuk vaksinasi. Kemudian, alur komunikasi belum jelas di masyarakat.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id