comscore

Jokowi Cabut Larangan Ekspor Minyak Goreng, Ini Alasannya

Patrick Pinaria - 20 Mei 2022 15:39 WIB
Jokowi Cabut Larangan Ekspor Minyak Goreng, Ini Alasannya
Ilustrasi minyak goreng curah (Foto: MI/ Safir Makki)
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan pencabutan larangan ekspor minyak goreng. Kegiatan ekspor minyak goreng kembali diizinkan mulai Senin, 23 Mei 2022.

Ada banyak pertimbangan yang membuat pemerintah membuka kembali ekspor minyak goreng. Salah satunya, peningkatan pasokan harga minyak di dalam negeri.
"Berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini, serta mempertimbangkan adanya 17 juta tenaga keja di industri sawit, baik petani, pekerja dan tenaga pendukung lainnya, saya putuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin, 23 Mei 2022," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 19 Mei 2022.

Sebelumnya, pemerintah membuat larangan ekspor minyak goreng diberlakukan pada 27 April 2022. Menurut Jokowi, aturan ini justru memberikan efek positif dalam ketersediaan minyak goreng.

Pada Maret, sebelum adanya penutupan penjualan komoditas itu ke luar negeri, ketersediaan minyak goreng di dalam negeri hanya 64,5 ribu ton. Padahal, kebutuhan nasional per bulan mencapai 194 ribu ton. Saat ini, setelah restriksi dilakukan hampir satu bulan pasokan sudah tumbuh ke angka 211 ribu ton.

"Alhamdulillah pasokan minyak goreng terus bertambah. Setelah dilakukan pelarangan ekspor di bulan April pasokan kita mencapai 211 ribu ton per bulannya, melebihi kebutuhan nasional bulanan kita," lanjutnya.

Baca: Jokowi Buka Kembali Ekspor Minyak Goreng, Harga Naik Lagi? 

Jokowi juga mengungkapkan larangan ekspor minyak ini memberikan pengaruh dalam aspek keterjangkauan harga. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menyampaikan terdapat penurunan harga rata-rata nasional minyak goreng curah menjadi Rp17.200 hingga Rp17.600 per liter. Sebelumnya, harga minyak berkisar Rp19.800 per liter pada April 2022.

"Penambahan pasokan dan penurunan harga merupakan usaha bersama-sama kita, baik dari pemerintah, BUMN, dan juga swasta," ujar Jokowi dalam keterangannya di Istana Merdeka, Kamis 19 Mei 2022.
 
"Walaupun ada beberapa daerah yang saya tahu harga minyak gorengnya masih relatif tinggi, tapi saya meyakini dalam beberapa minggu ke depan harga minyak goreng curah akan makin terjangkau menuju harga yang kita tentukan karena ketersediaannya makin melimpah," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada kalangan petani sawit. Jokowi senang atas dukungan dan pengertian mereka terhadap kebijakan larangan ekspor ini.

"Meskipun ekspor dibuka, pemerintah akan tetap mengawasi dan memantau dengan ketat untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi dengan harga terjangkau," tutur Jokowi dikutip dari Antara pada Kamis, 19 Mei 2022.

Keputusan pencabutan larangan ekspor minyak goreng dan bahan bakunya yang diumumkan hari ini sesuai dengan pernyataan Presiden ketika mengumumkan kebijakan tersebut pada 27 April lalu, bahwa larangan itu akan dicabut apabila kebutuhan pasar dalam negeri sudah tercukupi. 

(PAT)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id