Satgas Berikan Alat Pembakar Sampah Medis kepada 5 Provinsi

    Nur Azizah - 18 Februari 2021 19:55 WIB
    Satgas Berikan Alat Pembakar Sampah Medis kepada 5 Provinsi
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut pihaknya memberikan insinerator atau pembakar sampah kepada lima provinsi di Indonesia. Namun, dia tak memerinci provinsi mana yang mendapat jatah insinerator.

    "Kami juga membantu pengelolaan limbah di beberapa rumah sakit besar di DKI Jakarta," kata Wiku di Kantor Badan Nasional Penggunaan Bencana, Jakarta Timur, Kamis, 18 Februari 2021.

    Menurut dia, pemerintah daerah (pemda) harus memiliki pengelolaan limbah medis sendiri. Pengelolaan sampah medis harus memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

    Baca: KLHK: Pengelolaan Sampah Indonesia Berkembang Signifikan

    "Pemerintah daerah harus menentukan lokasi pembuangan yang aman bagi masyarakat dan lingkungan sehingga tidak menimbulkan masalah kesehatan lainnya," ujar Wiku.

    Berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor P56 LHK Tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), lokasi pengelolaan limbah harus bebas banjir. Lokasi juga berada minimal 30 meter dari jalan umum, pemukiman, dan pusat perdagangan.

    "Harus jauh dari garis pasang naik laut, sungai, daerah pasang surut, kolam, danau, rawa, mata air, dan sumur penduduk," isi Pasal 19 dalam aturan tersebut.

    Pengelolaan limbah harus jauh dari daerah cagar alam, hutan lindung dan/atau daerah lainnya yang dilindungi. Persyaratan jarak lokasi ini dikecualikan bagi pengolahan limbah B3 di dalam kawasan industri. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id