Wiku Ungkap Dua Alasan Kasus Covid-19 di Indonesia 'Menggila'

    Nur Azizah - 04 Desember 2020 16:22 WIB
    Wiku Ungkap Dua Alasan Kasus Covid-19 di Indonesia 'Menggila'
    Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut kasus covid-19 di Tanah Air makin 'menggila'. Pasien terjangkit covid-19 bisa mencapai 8 ribu kasus per hari.

    "Makin ke sini semakin 'menggila', liar. Sebanyak 6 ribu hingga 8 ribu kasus per hari. Ini penyebabnya ada dua," kata Wiku di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Jumat, 4 Desember 2020.

    Pertama, tingkat infeksi virus covid-19 masih tinggi. Kedua, sinkronisasi data antara Kementerian Kesehatan pusat dan dinas kesehatan di setiap daerah.

    "Jadi, ada beberapa daerah yang kesulitan memasukkan datanya sehingga terakumulasi. Salah satu contohnya Papua yang sejak 19 November sampai kemarin (Kamis, 3 Dember 2020) baru memasukkan datanya," ujar Wiku.

    (Baca: Panen Kasus Covid-19 Terjadi 2 Pekan Setelah Libur Panjang)

    Alhasil, Papua melaporkan kasus 1.700 dalam sehari. Wiku memaparkan bila dibagi dengan jumlah hari, maka kasus di Papua rata-rata sekitar 131 kasus.

    "Indonesia negara yang besar dalam mengintegrasikan seluruh data jadi untuk real time itu perlu waktu," ujar Wiku.

    Dia juga tak lelah mengingatkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Khususnya 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

    "Memang ini waktunya sudah cukup lama hampir sembilan bulan, pasti ada kecenderungan masyarakat untuk bersosialisasi. Namun, jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan," kata Wiku.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id