Dilengkapi Crane, KRI Mentawai Angkut Puing Pesawat Sriwijaya

    Cindy - 11 Januari 2021 12:35 WIB
    Dilengkapi <i>Crane</i>, KRI Mentawai Angkut Puing Pesawat Sriwijaya
    Ilustrasi pecahan pesawat Sriwijaya SJ-182/Istimewa.
    Jakarta: TNI Angkatan Laut (AL) mengerahkan kapal perang (KRI) Mentawai untuk mengangkut puing-puing pesawat Sriwijaya Air SJ-182 berukuran besar. KRI Mentawai dilengkapi crane yang berfungsi mengangkut beban berat.

    "Dari hasil evaluasi yang kita laksanakan kemarin itu ada bagian-bagian pesawat yang berat dan menyulitkan untuk diangkat. Jadi kita kerahkan satu kapal yang menggunakan crane hari ini," kata Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid dalam Breaking News Metro TV, Jakarta, Senin, 11 Januari 2021.

    Abdul mengatakan KRI Mentawai sudah berada di lokasi. Kapal perang itu disiagakan guna mengantisipasi penyelam yang menemukan puing pesawat berukuran besar.

    "Manakala ada penyelam yang menemukan benda-benda yang beratnya dan tidak mungkin diangkat, kita bisa pakai crane," ujar dia.  

    Baca: Basarnas Fokuskan Pencarian Sriwijaya SJ-182 di Bawah Laut

    Selain itu, TNI AL juga mengerahkan 11 KRI berisi para personel yang akan melaksanakan penyelaman. Mereka terdiri atas Satuan Intai Amfibi (Taifib), Komando Pasukan Katak (Kopaska), dan Detasemen Jala Mangkara (Denjaka).

    "Kita juga melibatkan satu helikopter yang akan melaksanakan pengintaian dari atas, kemungkinan ada spot-spot yang bisa dipantau dari udara," kata Abdul.

    Area pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu diperluas. Tim pencari dibagi menjadi enam sektor.

    Direktur Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas), Brigjen TNI (Mar) Rasman, mengatakan area pencarian diperluas sampai ke pantai sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Hal ini dilakukan untuk mencari serpihan pesawat maupun korban yang terseret arus sampai ke daratan.

    Basarnas juga menambah kapal pencari pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Dari sebelumnya 30 kapal menjadi 53 kapal untuk pencarian hari ketiga ini.

    Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.

    Posisi terakhir pesawat itu ada di 11 nautical mile di utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat yang dipastikan jatuh itu mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru. 

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id