Masyarakat Diminta Terbuka Saat Tracing

    Anggi Tondi Martaon - 07 Januari 2021 18:17 WIB
    Masyarakat Diminta Terbuka Saat <i>Tracing</i>
    Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. Istimewa
    Jakarta: Masyarakat diminta terbuka saat dilakukan pelacakan atau tracing. Sikap ini akan mempermudah petugas melacak persebaran covid-19.

    "Masyarakat yang terpapar covid-19 tanpa gejala harus bersikap transparan terhadap kondisinya, sehingga mempermudah petugas melakukan penelusuran dugaan sebaran virus," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Januari 2021.

    Politikus Partai NasDem itu menyebut kategori orang tanpa gejala (OTG) cukup mendominasi pasien covid-19 di Indonesia. Jumlahnya sekitar 630 ribu pasien.

    Kelompok tersebut berpotensi menyebarkan virus korona di lingkungan. Sehingga, dibutuhkan keterbukaan untuk mencegah penyebaran covid-19.

    "Bila kelompok OTG ini tidak memiliki kesadaran upaya pengendalian yang dilakukan berbagai pihak akan sulit untuk mencapai hasil maksimal," ucap dia.

    Baca: Satgas: Kalau Tak PSBB, Kasus Tak Terkendali

    Apalagi, kata Rerie, penanganan covid-19 semakin berat. Hal ini dapat dilihat dari tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di ICU dan isolasi sudah melebihi 70 persen.  

    "Padahal standar WHO hanya mentolerir BOR maksimal 60 persen," sebut dia.

    Dia meminta hal tersebut menjadi perhatian masyarakat. Selain terbuka terhadap tracing yang dilakukan, kepatuhan menjalankan protokol kesehatan juga harus ditingkatkan.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id