Daftar Kecelakaan yang Dialami Sriwijaya Air

    Yogi Bayu Aji - 09 Januari 2021 20:01 WIB
    Daftar Kecelakaan yang Dialami Sriwijaya Air
    perkiraan lokasi pesawat Sriwijaya Air SJ182 hilang kontak/Metro TV
    Jakarta: Sriwijaya Air PK-CLC hilang kontak sekitar pukul 14.39 WIB, Sabtu 9 Januari 2021. Pesawat tersebut berangkat dari Jakarta menuju Pontianak.

    Ini bukan pertama kalinya Sriwijaya Air mengalami insiden kecelakaan. Medcom.id merangkum beberapa sumber terkait catatan kecelakaan Sriwijaya Air.

    Pada 27 Agustus 2008, pesawat Boeing 737-200 dengan registrasi PK-CJG milik Sriwijaya Air melewati landasan pacu di Jambi. Sebanyak 26 orang terluka dalam kejadian ini dan satu orang meninggal dunia.

    Korban meninggal seorang petani yang berada di sebuah gubuk. Ia sedang berlindung dari hujan ketika ditabrak oleh pesawat dengan nomor penerbangan SJ062 itu.

    Pada 20 Desember 2011 Sriwijaya Air PK-CKM dihadapkan dengan windshear atau perubahan angin pada saat hendak mendarat di Yogyakarta. Pesawat berhasil mendarat, tetapi tidak bisa berhenti tepat waktu. 

    Baca: Breaking News: Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak di Laut Jawa

    Pesawat akhirnya berhenti 25 meter melewati ujung landasan. Roda kanan dan roda depan patah serta menyebabkan mesin dan sayap kanan rusak parah. Tidak ada korban jiwa dan dua penumpang mengalami luka ringan saat dievakuasi. Pesawat saat ini sudah tidak dioperasikan lagi.

    Pada 1 Juni 2012, Sriwijaya Air jenis PK-CJV dari Jakarta ke Pontianak, tergelincir dari landasan pacu saat mendarat di tengah hujan lebat. Pesawat berjenis Boeing 737-400 itu melakukan aquaplaning di landasan yang basah dan berhenti di bagian kiri landasan di tanah lunak di bagian badan. 

    Roda depan pesawat beregistrasi PK-CJV itu rusak. Sementara itu, roda pendaratan utama terjerembab ke dalam tanah lunak.

    Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun bandara ditutup sementara karena landasan pacu tunggal terhalang oleh pesawat. Pada 2 Juni 2012, pesawat tersebut dipindahkan dari landasan pacu menggunakan alat berat dan bandara dibuka kembali untuk lalu lintas normal.

    Baca: Polres Kepulauan Seribu Cek Lokasi Diduga Pesawat Sriwijaya Hilang Kontak

    Pada 13 Oktober 2012, sebuah penerbangan Sriwijaya Air dari Medan, Sumatra Utara menuju Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatra Barat, tidak sengaja mendarat di Pangkalan Angkatan Udara Tabing atau sekitar 12 kilometer jauhnya. Tak satu pun dari 96 penumpang dan empat awak terluka.

    Pilot dan kopilot diskors. Mereka juga diinterogasi Komite Nasional Keselamatn Transportasi (KNKT).

    Insiden terbaru dialami pada Sabtu, 9 Januari 2021, ketika Sriwijaya Air PK-CLC dengan nomor penerbangan SJY182 hilang kontak usai lepas landas dari Jakarta ke Pontianak. Pesawat yang diduga jatuh berjenis Boeing 737-500 yang dibuat pada Mei 1994.

    Pesawat hilang kontak pukul 14.39 WIB dan posisi terakhir berada di 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Kala itu, pesawat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki.

    Berdasarkan informasi yang didapat, pesawat tersebut membawa 59 penumpang yang terdiri dari 53 dewasa, 5 anak dan seorang bayi. Diperkirakan pesawat jatuh di Laut Jawa, sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

    (OJE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id