Jeritan Tenaga Kesehatan Usai Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19

    Theofilus Ifan Sucipto - 15 November 2020 18:06 WIB
    Jeritan Tenaga Kesehatan Usai Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19
    Tenaga kesehatan menjerit akibat lonjakan kasus covid-19. Dok BNPB
    Jakarta: Tenaga kesehatan yang menangani pasien covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Jakarta, menjerit setelah terjadi lonjakan kasus usai libur panjang. Mereka meminta kerja sama masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan.

    “Ketika liburan tiba ternyata kasus makin meningkat. Ini sangat menyulitkan bagi kita yang bekerja,” kata salah seorang tenaga kesehatan di RSD Wisma Atlet, dokter Efriadi, dalam konferensi pers di RSD Wisma Atlet, Jakarta Pusat, Minggu, 15 November 2020.

    Efriadi telah bertugas selama tujuh bulan sejak April 2020. Selama itu, dia belum pernah bertemu keluarganya di Pulau Sumatra.

    “Kita nakes punya keluarga dan berharap bisa beraktivitas dengan keluarga masing-masing dan selamat dari pandemi,” ujar dia.

    Dia mengajak disiplin menerapkan protokol kesehatan. Yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

    “Jangan sampai kita mengikuti acara yang tidak penting dan banyak kerumunan. Itu meningkatkan angka penularan bagi kita,” tegas dokter spesialis paru itu.

    Baca: Hunian Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Meningkat Usai Libur Panjang

    Tenaga kesehatan lainnya di RSD Wisma Atlet, dokter Lukas, mengingatkan masyarakat merupakan garda terdepan pencegahan covid-19. Sedangkan para tenaga kesehatan adalah garda terakhir yang menangani pasien covid-19.

    “Jangan sia-siakan pengorbanan nakes dengan mengadakan acara-acara yang tidak perlu karena sangat menyusahkan bagi kami semua di sini,” tutur Lukas.

    Kasus covid-19 melonjak usai libur panjang. Indonesia mencatat penambahan kasus tertinggi selama pandemi sebesar 5.444 pada Jumat, 13 November 2020. Kemudian terdapat penambahan 5.272 kasus baru pada Sabtu, 14 November 2020.

    Hunian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RSD Wisma Atlet juga meningkat setelah libur panjang. BOR Tower 6 dan 7 untuk pasien covid-19 dengan gejala ringan dan sedang melonjak menjadi 53,8 persen dari sebelumnya 32 persen. BOR Tower 5 untuk isolasi mandiri pasien tanpa gejala meningkat 10 persen menjadi 27 persen dari sebelum liburan panjang.

    Menekan laju peningkatan covid harus menjadi tanggung jawab bersama. Masyarakat juga bisa berperan besar memberantas covid-19 dari Tanah Air. Salah satunya, disiplin menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
     
    Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id