Panduan untuk Orang Tua Mengenai Ciri-ciri Anak Terpapar Radikalisme

    Theofilus Ifan Sucipto - 04 April 2021 20:58 WIB
    Panduan untuk Orang Tua Mengenai Ciri-ciri Anak Terpapar Radikalisme
    Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen (Purn) Benny Mamoto di acara Crosscheck by Medcom.id/Theofilius.



    Jakarta: Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengimbau orang tua mengenali ciri-ciri anaknya terpapar paham radikalisme. Deteksi dini bisa mencegah tindakan berujung aksi terorisme.

    "Waspadai yang anak-anaknya memiliki ciri sudah terekrut atau teradikalisasi," kata Ketua Harian Kompolnas Irjen (Purn) Benny Mamoto dalam diskusi virtual Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘Awas! Sesat Milenial Radikal di Jagat Virtual,’ Minggu, 4 April 2021.






    Ciri tersebut, yakni perubahan sikap dan pandangan anak soal sekitarnya. Mulai dari soal pemerintah, kelompok lain, hingga agama lain.

    "Ini perlu diwaspadai agar jangan sampai kejadian seperti di Mabes Polri," tegas dia.

    Baca: Upaya Kontra Radikalisme Harus Relevan dengan Anak Muda

    Ciri lainnya ialah menarik diri dari pergaulan dan pendiam. Lalu, menyampaikan pandangannnya secara keras dan menunjukkan kebencian.

    "Yang jelas anti pemerintah kemudian anti Pancasila," ujar Benny. 

    Benny mengimbau orang tua tidak panik bila anaknya menunjukkan tanda-tanda tersebut. Orang tua bisa berkonsultasi dengan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

    "Bisa dilacak jejak digitalnya sehingga nanti bisa terdeteksi terafilisi dengan apa dan bisa dicegah," tutur dia.

    Deteksi dini, kata Benny, kian penting karena anak muda akrab dengan media sosial. Penyebaran paham radikalisme berkembang dengan sangat cepat di dunia maya.

    "Jangan sampai pembiaran atau tak peduli yang berdampak serius buat keluarga," kata Benny.


    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id