comscore

Dorong Pemberdayaan Pemulung, Mensos Resmikan Sentra Kreasi LKS Kumala

Media Indonesia.com - 09 November 2021 01:45 WIB
Dorong Pemberdayaan Pemulung, Mensos Resmikan Sentra Kreasi LKS Kumala
Menteri Sosial Tri Rismaharini Medcom.id/Amaluddin
Jakarta: Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) meresmikan Sentra Kreasi Atensi (SKA) Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Yayasan Kumala di Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Perluasan SKA untuk mendorong pemberdayaan pemulung melalui penguatan kewirausahaan.

"Hari ini saya menerima undangan LKS Kumala. SKA ini sengaja kita perluas untuk jadi tempat berjualan sekaligus membuka sarana belajar (berwirausaha) bagi masyarakat," kata Risma usai peresmian Sentra Kreasi Atensi, Jakarta Utara, Senin, 8 November 2021.
SKA di LKS Yayasan Kumala merupakan SKA ke-11 yang telah dibuka dan diresmikan Menteri Sosial. SKA ini menjadi wadah bagi para pemulung binaan LKS untuk memamerkan dan menjual aneka kerajinan tangan hasil daur ulang sampah, seperti kerajinan berbahan limbah kayu, kerajinan kertas daur ulang, dan lain-lain.

Ketua LKS Yayasan Kumala Dindin Komarudin mengatakan adanya bantuan Kementerian Sosial merupakan bentuk sinergi masyarakat dengan pemerintah dalam upaya penanganan masalah sosial di masyarakat.

"Ini menunjukkan sinergi masyarakat dengan pemerintah. Kami LKS sebagai perwakilan dari masyarakat yakin kalau kita bersinergi insyaallah permasalahan di masyarakat bisa diselesaikan bersama-sama," kata Dindin.

Hal ini sejalan dengan Program Atensi Pemulung untuk memberikan bantuan penempatan kerja, pencatatan kependudukan, vaksinasi kelompok terlantar, serta pelatihan vokasional, dan bantuan kewirausahaan.

Baca: 39.661 Warga Jepara Dicoret dari Program JKN

Yayasan Kumala bersama LKS Swara, LKS Sekar, LKS Balarenik, dan LKS Erbe merupakan yang menyelenggarakan program pemberdayaan sosial untuk pemulung. Di antaranya pelatihan vokasional pengolahan sampah daur ulang dan kerajinan tangan, pelatihan bubut kayu, bank sampah, bimbingan belajar anak pemulung, pengelolaan limbah plastik, rumah kreatif, dan lainnya.

Kementerian Sosial juga menyerahkan sejumlah bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Rp520.982.000. Rinciannya, bantuan untuk 108 anak yatim piatu senilai Rp71.400.000, bantuan kewirausahaan untuk LKS Kumala Rp106.095.000, LKS Education Religion Be Entertaintment (ERBE) Rp96.750.000, LKS Swara Peduli Indonesia Rp84.037.000, LKS Sekar Rp90.700.000, dan LKS Akur Kurnia senilai Rp72.000.000. (MI/Mohamad Farhan Zhuhri)

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id